Amalan sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw, jika lama tidak diamalkan oleh umat, maka suatu saat umat tidak lagi kenal dengan sunnah tersebut. Bahkan apabila ada sebagian umat yang mengamalkan lagi Sunnah-sunnah yang lama ditinggalkan tersebut, maka pastilah muncul tuduhan-tuduhan yang miring terhadap pengamal sunnah tersebut. Akan muncul cap dan tudingan sebagai pelaku aliran aneh, sempalan ataupun tudingan aliran sesat. Padahal yang diamalkan tersebut sebenarnya merupakan amalan sunnah, namun telah dilupakan umat dan ditinggalkan.
Hal ini telah diisyaratkan oleh Rasulullah saw, bahwa agama ini datang dengan asing, dan nantinya akan dianggap asing lagi sebagaimana awal datangnya. Hanya saja Rasulullah saw memberitahukan kepada kita, bahwa sungguh beruntunglah mereka yang mau menghidupkan amalan sunnah yang telah asing di kalangan umat tersebut. Adakah kita termasuk orang asing yang dianggap beruntung oleh Nabi saw? Marilah kita lihat.
Seorang yang sudah mambu lemah, siap mujur ngalor mlumah, menuju Alam Barzah. Hidup harus pantang menyerah. Jangan sedih dan susah. Kerja keras tanpa lelah. Ah Sudahlah... Pingin luwih detail? 




Masya Allah,bagus banget Mbah terutama setelah lihat situs sebelah yg hujat-hujatan……ng-adem-i
subhanallah, matursuwun mbah kulo tambah ngertos sakmeniko.


woooo jebule ngono to
matur nuwun nggih mBah
kebetulan di masjid dekat rumah saya juga melakukan adzan 2x saat subuh. selamai ini yg saya tau yg melakukan itu masjid muhammadiyah
Bentul saya tau juga dari masjid masjid Muhammadiyah walaupun saya belum tau dasarnya baru tau setelah mbaca blog simbah ini cuma saya yakin kalau apa yang dilakukan Muhammadiyah pasti ada dasarnya.
tararengkyu mbah atas ilmunya


Oooo..Saya baru tahu alasan ada dua adzan sebelum subuh ini..syukron mbah
yg disebut adzan awal itu ya mbah? Di tempat saya masih lho
Betul sekali. tapi kadang ada salah kaprahnya mbah, dibeberapa tempat yang pernah saya kunjungi, memang adzan subuh dilakukan 2 kali sebelum fajar dan setelah fajar. Sayangnya yang namanya tatswib tetap diucapkan pada adzan kedua. Piye ya mbah…
wuakeh sing di-adzan-i kaping pindho ae tetep ora krungu lho mbah…
padahal omahe mepet ganthet karo mesjid.
opo mergo speaker-e kedhuwuren yo? dadi suaran adzan kuwi ora nyanthol nang omahe babar pisan, bablassss….
Ada juga sunnah yang terlupakan, yaitu mengangkat kedua tangan pada setiap takbir dalam shalat baik pada posisi berdiri maupun duduk, yang pernah saya baca paling sedikit ada 5 hadits shahih tentang ini.
Sunah ini sudah ditinggalkan bahkan sudah ga dikenal lagi, yang dikenal umum malah mengangkat tangan saat i’tidal yang tidak ada tuntunannya dari Sunnah Nabi saw.
Jadi yang sunnah dilupakan yang bukan sunnah dikerjakan, gimana nih mbah?
bukan dilupakan kang…
. Karena mengangkat tangan ditempat yang sampeyan sebutkan itu merupakan pilihan, ada hadits yang mencontohkan, ada juga yang mencontohkan tidak mengangkat tangan. Kesemuanya shahih. Bahkan mengangkat tangan saat bangun dari ruku’ itu pun ada juga haditsnya, dan juga shahih… 
Ikuti Nabi Jangan Ikuti Kiai…
Trimakassie boeng doctor, koweorang kassie elmoe…
Mbah .. pengajiannya bisa dibahas lebih spesifik dan banyak lagi nggak ?
Mulai sunnah yang berhubungan dengan bersuci, Sholat, setelah itu tambah yang lain. Terutama yang sudah jarang dan diingat oleh banyak orang seperti hal ini. :”>
jadi ingin dengerin adzan subuh mbah…


Salam alaikum mbah,
Pengalaman saya waktu di Saudi, juga di makkah. Adzan subuh dilakukan 2 kali, adzan pertama dikumandangkan sekitar 30 menit sebelum masuk waktu subuh, yang ke-dua pada saat waktu subuh.
saat awal-awal di Saudi sempet bingung juga, setelah lama kita dapat membedakan mana adzan pertama, dan mana adzan ke dua. Biasanya Adzan pertama dilafalkan dengan agak santai dan tidak panjang-panjang.
Pengalaman pertama saya di masjidil haram, setelah umroh saya menunggu waktu subuh di barisan depan. pas saya dengar Adzan saya langsung Shalat sunat fajar. setelah itu saya tunggu, kok lama sekali mulai shalat subuhnya. sekitar 30 menit kemudian terdengar lagi adzan khas masjidil haram, yang berbeda dengan Adzan awal tadi.
Jadi Ada kesesuaian penerapan aturan yang mbah sebutkan di atas.
Adzan Shalat jum’at
Adzan Shalat jum’at di Saudi, termasuk di Makkah, juga dilakukan dua kali. seperti kebanyakan mesjid di Indonesia. Namun perbedaannya Adzan pertama dikumandangkan sekitar 30 – 60 menit sebelum masuk waktu Dzuhur, sedangkan di Indonesia adzan pertama dikumandangkan pada saat masuk waktu dzuhur.
Saat Adzan pertama shalat Jum’at semua toko mulai berkemas untuk tutup.
Maaf yo mbah, agak panjang


Wah, pencerahan lagi… makasih ya mbah..
wa…ini ngelmu gak boleh di buang dan ditinggalkanoleh kita sebagai muslim…emang amaliah harian perlu ditingkatkan … :”>
Mbah Dipo,
Di Mesjid tempat tinggalku adzan subuhnya cuma sekali, pada saat waktu sholat saja, tapi oleh DKM-nya diharuskan membaca tatswib, yakni Ash-sholatu khairum minannaum.
Gimana, kita / muadzin apakah harus mengikuti / membaca taswib atau tidak.
Gimana nih mbah ?
Para muslimin wal muslimat,
Kita tidak perlu menonjol-nonjolkan Muhammadiyah atau ormas Islam lainnya, NU, LDII. Semuanya Islam, yang kita tonjolkan Islam saja gitu. Tak perlu disebut dia NU, dia Muhammadiyah, dia ini, itu, yang penting kita Islam.
Saya juga pernah membaca masalah tastwib shubuh ini di sebuah modul Ma’had Al-Hidayah. Jadi bagi orang-orang yang ingin kembali pada Sunnah yang Shahih tentu akan melakukan Tastwib pada adzan pertama saja. Ditempat saya juga ada melakukan adzan Shubuh 2X. Itupun hanya satu masjid saja. Mudah-mudahan Sunnah tetap jaya hingga akhir zaman.