SMS dari Sang Ustadz
Lima hari yang lalu simbah dikagetkan dengan satu SMS yang masup ke HP simbah. Isinya sebenarnya njelehi, yakni SMS berantai. Tapi entah mengapa sore itu di saat simbah menerima SMS tersebut, ada keinginan untuk menanggapinya. Padahal biasanya kalo ada SMS semacam itu simbah gak pernah nggubris babar blas. SMS tersebut bunyinya begini (simbah kutip apa adanya termasuk salah ketiknya):
Dari 085656595xxx :
Seoran anak kecil ditemukan di aceh barat, ditubuh anah itu terdapat tulisan nama allah dan anak itupun bisa bicara dengan binatang apapun, ini tanda kiamat dunia ini hampir dekat, sebarkan brita ini ke 10 orang, insyaallah dalam jangka 10 hari anda akan mendapat rezki besar, kalau tidak akan mendapat kesulitan tiada henti, ini amanah jangan diremehkan, kabar ini datang dari Tgk Hasbi Amin, wakil M.P.U. aceh barat, Terima kasih
Entah simbah salah minum obat apa, ha kok tiba-tiba ada keinginan njawab SMS tersebut. Maka langsung simbah jawab dengan satu pesan :
Rejeki dan madharat ada di tangan Allah. Anda berharap datangnya rejeki pada SMS. Bertobatlah, karena anda telah syirik kepada Allah.
Herannya.. gayung bersambut. Si oknum Mr. Rius pengirim SMS berantai itupun njawab lagi.
Saya tidak mengharap rejeki dengan sms. Saya hanya takut pada ‘kesulitan tak berkesudahan’. Sms td saya terima dari guru saya.
Tak kalah koplonya, simbah jawab juga sms itu. Meskipun memang baru kali ini si pengirim SMS berantai mau melayani serial tanya jawab. Simbah nulis begini :
Madharat juga Allah yang atur. Percaya bahwa selain Allah ada yang bisa mendatangkan asbab bencana adalah syirik juga.
Simbah kira dengan jawaban itu si pengirim SMS akan diam.. Eladhalah, ha kok malah mangkin menjadi. Dia kirim lagi pesan berikutnya:
Bukankah tukang santet, preman dan penjahat bisa mendatangkan madharat? Tidakkah anda percaya, saya percaya karena saya pernah mengalaminya.
Simbah jawab lagi :
Yang anda sms kan awal tadi di luar konteks yang anda sampaikan sekarang. Karena hubungan sebab akibatnya tidak jelas. Anda berspekulasi dengan melibatkan Allah akan begini dan begitu, padahal anda dan ustadz anda tak ada deal apapun dengan Allah
Oknum Mr. Rius itu njawab dengan 2 sms sekaligus :
Betul! Itu juga yg td saya pikirkan. Sementara ini saya setubu, eh.. setuju! Saya akan pikirkan lagi hubungan sebab-akibat yg td.
1. Saya pernah disantet orang: bencana terbesar seumur hidup yang pernah kualami.
2. Allah menyembuhkan lewat guru saya.
3. Begitu mendengar ‘kesulitan yang tiada henti’ dari sang guru, saya berasumsi ‘lebih berat dari bencana terdahulu’, dan berpikir bahwa guru saya tak bisa bantu! Laa haula wa laa quwwata illa billaah!
Bujugbuneng. … Jan-jane otak Mr. Rius ini murub juga ternyata. Tapi kok ya mau-maunya dicekoki dengan SMS ecek-ecek hanya karena takut dengan “kesulitan tiada henti” yang dijadikan senjata oleh sang ustadz. Padahal kalo dia meyakini pesan ustadznya itu, maka justru itulah “kesulitan tiada henti” yang sesungguhnya. Karena dia telah menyekutukan Allah perihal siapa yang bisa mendatangkan madharat. Dosa nyolong dan zina masih ada peluang untuk diampuni, sedangkan dosa syirik sama sekali tak ada peluang diampuni di akherat sono.
Dia juga sekaligus mencatut nama Allah bahwa Allah akan mendatangkan ini dan itu jika 10 orang yang dikirimi SMS tersebut mau atau tidak mau memforward SMSnya. Pencatutan model kayak begini besar resikonya. Jangankan di hadapan Allah, bahkan jika manusia dicatut namanya untuk satu urusan yang dia tak tahu menahu pun dia akan marah juga.
Makanya, jika menerima pesan yang aneh-aneh, meskipun datang dari ustadznya, hendaknya diverifikasi terlebih dulu. Gunakan akal, karena semua dari kita yang waras-waras ini diberi akal. Lalu kalo melibatkan Allah, cari dalilnya dengan melihat adakah firman Allah yang menyebutkan itu. Kalo memang ada ayo, jika tidak ada, tinggalkan tanpa ragu.
Keyakinan harus didasari dengan sesuatu yang meyakinkan, bukan spekulatif. Jika dalam keyakinan masih ada “boleh jadi begini, siapa tahu begitu” maka itu namanya bukan keyakinan, namun prasangka. Prasangka alias dzhon, tak bermanfaat untuk mendukung kebenaran sedikit pun.

















Seorang yang sudah mambu lemah, siap mujur ngalor mlumah, menuju Alam Barzah. Hidup harus pantang menyerah. Jangan sedih dan susah. Kerja keras tanpa lelah. Ah Sudahlah... Pingin luwih detail? 








hiyyaa…pertamax!
aku keduaksssss……
pake komen lagi….

Ya mau gimana lagi mbah. Wong sekarang jamannya orang bingung. Baru dapat sms berantai yang isinya ngedap-ngedapi bin nggegirisi isinya udah pada bingung semua.
Bener kata mbah Dipo, kalo dapat sms yang aneh-aneh perlu diverifikasi dulu minimal dengan akal sehat.
trus sebenarnya apa ya maksud si pembuat sms itu mbah? pdhal kan dia tdk diuntungkan ya.. (maaf mbah absen dulu baru baca & komen, abis jarang2 siy bisa pertamax:d
kok komenku yg kedua ga muncul? apa maksimal cuma bisa komen sekali tho mbah?
wonge jane pinter ning kok bodo yo mbah?
aku yo bingung sms ngunu kuwi untunge buat yg buat ki opo? apa itu akal2ane provider mbah?
koq aku ndak iso ngisi koment yah


saya juga beberapa kali dapat sms berantai, dan dapat email yang berantai pula, kalau aku pikir2 itu kerjaan orang iseng yang bertujuan bikin orang bingung, mudah2an kita dijauhkan dari sifat was was
/
kesangkut spam bude… soale njenengan pake hurup-hurup aneh macem : (*(*$#%^ ….. makanya disangka spam
genah iso ngono kok…
yang dicari kepuasan bude, bisa “ngglembuk” korbannya. Ada kepuasan tersendiri disitu. Sebenarnya kita semua punya potensi iseng seperti itu, dengan media yang bermacem2 tentunya. Ada yang puas ngglembuk kancane sampe sang konco itu makan roti yang selai-nya ternyata balsem… jian puedes pol. Yang ngglembuk ya puas… ngakak..
ada jg sms berantai yg menjanjikan bonus pulsa 100 ribu bila di fwd ke 10 orang. modalnya pulsa dong, 10 sms x Rp350= Rp3500
termasuk judi ga mbah?
wah aku yo pling sebah nek entuk forward²an ngono kui, kemarin di FS dapet message yg menceritakan tentang seorang tukang cukur dan pelanggan (udah pada tahu khan kisahnya) nah sebenarnya bagus juga tulisan itu, cuma yg bikin males, dibawah sendiri dibubuhi “forward ini ketemanmu bila percaya Tuhan” dan “hapus atau diamkan pesan ini bila kamu tidak percaya Tuhan” akhirnya kudiamkan saja.
persis koyok selebaran teko imam mekah
ati2 lhoh mbah karo model2 koyok ngene … lek gak diforward rambute iso tambah gondrong .. wakqkqkqkqkqkqk

anda bosan punya uang? ketik “REG PECICILAN”, kirimkan 100000000 X, maka akan berkurang buuuuuuuuuanyak pulsa anda…
sing niki mboten ngapusi lho mbah…
sms berantai …sing ngirim njaluk di “rante” jiwane heheheh. wong kakean pulsa kali…
maklum mbah, orang Indonesia kebanyakan minum pil koplo yang berisi ramuan bego, bloon, inferior, takut sama peri, jin, setan, gundul pringis, kuntilanak, suster ngesot … * halah * ….
jadinya ya begitu, ha mbok dikandani begimanapun, pil koplo tadi lebih duahsyat efeknya … lha diombe lebih dari sekian jam perhari, ketimbang sinau sing pener …
Nek Aku biasanya cuma tak guyu ngakak ngene
opo ngene
opo ngene 
Paling itu sales e Provider Seluler biar yang sms banyak jadi pulsanya cepet abis
/
loh..? kok gak mlebu Mbah..?
dirante jempole kang… gak iso mijet tombol
mlebu ngendi maksude? ojo blusukan njeding lho…
itu pil koplonya kalo diminum campur panta kembung mbikin koplo permanen…
Mbah Dipo lagi turah pulsa opo turah lambe mbah, lha wong sms ra nggenah ngono kok yo dibales. Nek aku tak tinggal turu mbah
bukan judi… kebanyakan ngapusi
Ya gak pa pa, kan sekalian ndakwahi yg kirim sms ya mbah, ‘kali aja doi juga korban
yah… siapa tahu mau mertobat
Sms berantai gak penting. .Sing penting blog e simbah iki cen uapik tenan isine, hidup simbah!
iku lagi wae iso mbah makasih hehehe

Hanya ada di Endonesah………………………
jadi pengen ketemu si ustad nich…

“
:-w
ane dah ketemu mbah dipo ternyata mantebbbbbbb (bukan ki manteb ya, hehehe ) n ganteng
Aneh2 aja ya Mbah …
Di Indonesia hal2 kayak gini gampangan biyangett dipercaya.
Huuhuuhuu .. akeh sirik-e
Termasuk percoyo nanem tumbuhan yang lagi trend sekarang dipercoyo mendatangkan rejeki plus umur panjang ..
halah halah ….. basi kale ya mbak
Kalau dipikir-pikir…model SMS menjanjikan pulsa gitu gak logis juga….apalagi yang topiknya karena ulang tahun Perusahaan tertentu..bahkan dulu pernah ada Soeharto ulang tahun bagi-bagi pulsa…
sing genah mbah kurang gaweyan…tapi kelebihan uang.. lha wong sms ngga mutu kok dibolas balez.. ya tho mbah..
commentku kok ra mlebhuu mbah..
halah, kelebihan uang opo tho kang…
ha wong kebetulan nomernya sama2 IM3, dan simbah punya jatah gratisan SMS. Kalo gak gratis, kok le ngimut… 
suruh aja silaturahmi jeng… dijamin panjang umur dan murah rejeki
loh lha kok podo mbah, aku yo entuk sms kui+nang ym, jane ki utekke nang ndi to, gaco forward ngono kui, in an instant (haiyah) sing fwd kui tak unek unekke, hihihi, lha gaco morward mbah, nek aku sih
ra percoyo!! hoax em kui
“Rejeki dan madharat ada di tangan Allah. Anda berharap datangnya rejeki pada SMS. Bertobatlah, karena anda telah syirik kepada Allah.”
Balesan sms Simbah sudah saya forward, semoga beroleh keberkahan Allah. Yang penting tidak boleh lewat sms kan Mbah biar tidak syirik? (Hallah, ternyata gak mudheng!!!)