<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Salah Kaprah Terapi Herbal (bagian ketiga)</title>
	<atom:link href="http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp</link>
	<description>teman, teman dari teman, musuh dari musuh</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 10:43:40 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Aneka masakan Indonesia</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-72724</link>
		<dc:creator>Aneka masakan Indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 12:31:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-72724</guid>
		<description>infonya sangat membantu saya agar lebih hati hati dalam berobat. Tank</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>infonya sangat membantu saya agar lebih hati hati dalam berobat. Tank</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: CIPADU HOLISTIC CENTRE</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-72183</link>
		<dc:creator>CIPADU HOLISTIC CENTRE</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 08:26:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-72183</guid>
		<description>Ga sido komentar lahh, sajake sudah lengkap komentar2  nya. Kulo Rek gambar kucing &quot; NDEREK WONTEN WINGKING&quot; Mawon...............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ga sido komentar lahh, sajake sudah lengkap komentar2  nya. Kulo Rek gambar kucing &#8221; NDEREK WONTEN WINGKING&#8221; Mawon&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Salah Kaprah Terapi Herbal (bagian pertama) &#124; Pitutur 3.0</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-71958</link>
		<dc:creator>Salah Kaprah Terapi Herbal (bagian pertama) &#124; Pitutur 3.0</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 00:55:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-71958</guid>
		<description>[...] Seri Terapi Herbal Salah Kaprah Terapi Herbal Bagian Dua Salah Kaprah Terapi Herbal Bagian Ketiga [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Seri Terapi Herbal Salah Kaprah Terapi Herbal Bagian Dua Salah Kaprah Terapi Herbal Bagian Ketiga [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur Hardiyanto</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-71900</link>
		<dc:creator>Nur Hardiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 00:19:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-71900</guid>
		<description>Di bidang dunia herbal (berkaitan dengan efek samping), ada satu teori yang namanya SEES = Side Effect Elliminating Substances, teori itu berbunyi sebagai berikut : suatu tanaman yang mengandung berbagai macam zat aktif (dan memiliki khasiat positif dan negatif), apabila dikonsumsi secara berbarengan (misalnya seluruh daun), maka akan membuahkan khasiat yang saling menetralkan.
Jadi misalnya air tebu (yang produknya berupa gula, tidak baik untuk penderita DM) apabila si penderita ingin minum manis, boleh minum air tebu (tapi jangan gula, yg notabene dari tebu) karena di dalam air tebu terkandung senyawa Saccharant yang bersifat menurunkan gula darah.
Demikian juga misalnya daun teh mengandung kafeina (stimulansia, menaikkan tensi) sekaligus mengandung pula katekina (penurun tensi), shg minum teh tidak berakibat tensi naik...beda dg minum kopi yg hanya mengandung kafeina saja.
Teori ini tidak bisa berlaku di obat sintetik, karena obat sintetis selalu diperlakukan sebagai obat murni.
Kesimpulannya : Obat herbal efek sampingnya bisa diperkecil krn efek saling menetralkan itu, sedang obat sintetik tidak ada fenomena &quot;saling menetralkan&quot; itu, sehingga efek sampingnya lebih besar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Di bidang dunia herbal (berkaitan dengan efek samping), ada satu teori yang namanya SEES = Side Effect Elliminating Substances, teori itu berbunyi sebagai berikut : suatu tanaman yang mengandung berbagai macam zat aktif (dan memiliki khasiat positif dan negatif), apabila dikonsumsi secara berbarengan (misalnya seluruh daun), maka akan membuahkan khasiat yang saling menetralkan.<br />
Jadi misalnya air tebu (yang produknya berupa gula, tidak baik untuk penderita DM) apabila si penderita ingin minum manis, boleh minum air tebu (tapi jangan gula, yg notabene dari tebu) karena di dalam air tebu terkandung senyawa Saccharant yang bersifat menurunkan gula darah.<br />
Demikian juga misalnya daun teh mengandung kafeina (stimulansia, menaikkan tensi) sekaligus mengandung pula katekina (penurun tensi), shg minum teh tidak berakibat tensi naik&#8230;beda dg minum kopi yg hanya mengandung kafeina saja.<br />
Teori ini tidak bisa berlaku di obat sintetik, karena obat sintetis selalu diperlakukan sebagai obat murni.<br />
Kesimpulannya : Obat herbal efek sampingnya bisa diperkecil krn efek saling menetralkan itu, sedang obat sintetik tidak ada fenomena &#8220;saling menetralkan&#8221; itu, sehingga efek sampingnya lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bagus Tarakan</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69648</link>
		<dc:creator>bagus Tarakan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 10:03:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69648</guid>
		<description>mbah... postingane kok kayak emosi ya? mbah sekarang memang produk kesehatan alami sedang berkembang. akan ada salah satu suplier produk kesehatan akan membangun tower alias kantor gedung tinggi 26 lantai pada 2010, kok kaya tenan ya mbah suplier iku...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbah&#8230; postingane kok kayak emosi ya? mbah sekarang memang produk kesehatan alami sedang berkembang. akan ada salah satu suplier produk kesehatan akan membangun tower alias kantor gedung tinggi 26 lantai pada 2010, kok kaya tenan ya mbah suplier iku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ArekJowo</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69554</link>
		<dc:creator>ArekJowo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 03:31:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69554</guid>
		<description>Herbal vs Non Herbal bin Obat Dokter, Tradisional vs Modern, Tusuk Jarum vs Tusuk Injeksi, Jamu Gendong (Tak Gendong Kemana-Mana .... Mbah Surip) vs Obat Resep etc etc 
:)
Bagaimana kalau saling melengkapi, Jamu Palsu banyak, tapi yang tidak palsu dan baik lebih banyak lagi. Dokter mal praktek juga tidak sedikit Dokter yang luar biasa ahli juga banyak .....
Rakyat sebelum ada dokter dan obat2an modern pakainya ya apalagi kalau bukan jamu ne mas jamu neee ..... ;)
Tapi begitulah dunia bisnis ..... 
Persaingan selalu ada, semoga bisa bersaing sehat .... kan begitu mbah ......

&lt;em&gt;Mbah Dipo : Kalo sampeyan baca dengan lengkap, justru di tulisan ini simbah menawarkan konsep saling melengkapi, bukan saling meniadakan. Sedangkan urusan bisnis, biar dibahas  sama ahlinya. Monggo disimak lagi dari seri pertama sampai ketiga. Jangan sepotong2 lah mbacanya.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Herbal vs Non Herbal bin Obat Dokter, Tradisional vs Modern, Tusuk Jarum vs Tusuk Injeksi, Jamu Gendong (Tak Gendong Kemana-Mana &#8230;. Mbah Surip) vs Obat Resep etc etc<br />
<img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /><br />
Bagaimana kalau saling melengkapi, Jamu Palsu banyak, tapi yang tidak palsu dan baik lebih banyak lagi. Dokter mal praktek juga tidak sedikit Dokter yang luar biasa ahli juga banyak &#8230;..<br />
Rakyat sebelum ada dokter dan obat2an modern pakainya ya apalagi kalau bukan jamu ne mas jamu neee &#8230;.. <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /><br />
Tapi begitulah dunia bisnis &#8230;..<br />
Persaingan selalu ada, semoga bisa bersaing sehat &#8230;. kan begitu mbah &#8230;&#8230;</p>
<p><em>Mbah Dipo : Kalo sampeyan baca dengan lengkap, justru di tulisan ini simbah menawarkan konsep saling melengkapi, bukan saling meniadakan. Sedangkan urusan bisnis, biar dibahas  sama ahlinya. Monggo disimak lagi dari seri pertama sampai ketiga. Jangan sepotong2 lah mbacanya.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: syafei</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69460</link>
		<dc:creator>syafei</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 00:35:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69460</guid>
		<description>untuk herbal jenis lain udah pada paham mbah.... tapi kadang dari dokter jga kasi saran tambahan buat konsumsi herbal.. yang sering dipasarin model MLM... piye mbah...:-? ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk herbal jenis lain udah pada paham mbah&#8230;. tapi kadang dari dokter jga kasi saran tambahan buat konsumsi herbal.. yang sering dipasarin model MLM&#8230; piye mbah&#8230;<img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /> &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Salim A. Fillah</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69377</link>
		<dc:creator>Salim A. Fillah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 04:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69377</guid>
		<description>Mbah, aku yo mlebu moderasi terus je..
Nek lafazh &quot;Innal habbatas saudaa&#039; syifaa-un likulli daa&#039;&quot; itu pemahaman yang benernya bagaimana Mbah? Pernah baca paparannya Kanjeng Syaikh Yusuf Al Qaradlawi kalau nggak salah beliau bilang kaum muslimin harus punya semangat tinggi untuk sehat dan mengupayakan penyembuhan. Begitu saja. Pripun Mbah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbah, aku yo mlebu moderasi terus je..<br />
Nek lafazh &#8220;Innal habbatas saudaa&#8217; syifaa-un likulli daa&#8217;&#8221; itu pemahaman yang benernya bagaimana Mbah? Pernah baca paparannya Kanjeng Syaikh Yusuf Al Qaradlawi kalau nggak salah beliau bilang kaum muslimin harus punya semangat tinggi untuk sehat dan mengupayakan penyembuhan. Begitu saja. Pripun Mbah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Stop Dreaming Start Action</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69372</link>
		<dc:creator>Stop Dreaming Start Action</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 01:56:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69372</guid>
		<description>Kayaknya perlu diterbitken UU mengenai Malpraktek Pengobatan Alternatip. Kasihan Korps Dokter (tentu dokter yang baik, karena seperti di bidang lain, ada juga dokter yang mungkin tidak memegang kode etik kedokteran) sering kali sudah bekerja sesuai SOP tapi krn ndelalah memang kondisi pasien yang sudah sangat parah tidak tertolong, di cap malpraktek.

Seperti biasa Mbah, menunggu artiel gayeng lainnya :)

*ISDI* mode on
Notes : ISDI = Ikatan Suami Dokter Indonesia :d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya perlu diterbitken UU mengenai Malpraktek Pengobatan Alternatip. Kasihan Korps Dokter (tentu dokter yang baik, karena seperti di bidang lain, ada juga dokter yang mungkin tidak memegang kode etik kedokteran) sering kali sudah bekerja sesuai SOP tapi krn ndelalah memang kondisi pasien yang sudah sangat parah tidak tertolong, di cap malpraktek.</p>
<p>Seperti biasa Mbah, menunggu artiel gayeng lainnya <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>*ISDI* mode on<br />
Notes : ISDI = Ikatan Suami Dokter Indonesia <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: farikhsaba</title>
		<link>http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp/comment-page-1#comment-69366</link>
		<dc:creator>farikhsaba</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 06:01:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/salah-kaprah-terapi-herbal-bagian-ketiga.jsp#comment-69366</guid>
		<description>mbah, mbok mbahas tentang imunisasi dan vaksin... biar jelas.. apa dari babi atau dari apa...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbah, mbok mbahas tentang imunisasi dan vaksin&#8230; biar jelas.. apa dari babi atau dari apa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
