Panik Paranoid
Beberapa waktu lalu dan bahkan sampai sekarang, gema penyakit Flu Burung cukup dahsyat pengaruhnya. Masyarakat hampir tiap hari dijejali dengan berita tentang jatuhnya korban akibat Flu Burung. Bagi masyarakat berpendidikan, berita tersebut akan ditanggapi dengan proporsional. Akan tetapi bagi masyarakat awam, berita-berita tentang flu burung ini malah membuat panik dan paranoid. Simbah nggak perlu menjelaskan dulu apa Paranoid itu. Yang jelas masyarakat sangat ketakutan, dan akibatnya segala macem gejala yang agak aneh di tubuhnya selalu diasosiasikan sebagai gejala Flu Manuk itu.
Simbah sendiri jadi agak beruntung dengan tingkat kebodohan masyarakat yang seperti itu. Mengapa? Karena sejak Flu Manuk ini “ngabyantoro” ke seantero negeri, pasien Simbah jadi sak hohah. Semuanya datang dengan langsung bertanya apakah gejala yang dideritanya itu adalah gejala Flu Manuk itu. Kadang Simbah ngadepi pasien sambil ngempet ngguyu, lha jan lucu tenan kok. Ada kejadian satu keluarga habis pesta Bebek Bakar, besoknya salah satu anaknya merasa sakit menelan. Kontan saudara-saudaranya panik dan keluarga itu minta diberi pengantar rawat inap di RS. Setelah simbah periksa bener, ternyata cuma pancingen alias radang tenggorokan. Ada lagi yang diare dan nanya apakah itu Flu Manuk… lha mbenjret kok dicurigai Flu Manuk tu ketemu pirang perkoro???
Yah begitulah masyarakat kita. Jarang yang mangan bangku kuliah. Kebanyakan bisanya hanya mangan duit rakyat. Hikmah yang Simbah dapat petik dari peristiwa ini : kadang kebodohan bisa mendatangkan rejeki bagi orang lain….hehe..hehe



















Seorang yang sudah mambu lemah, siap mujur ngalor mlumah, menuju Alam Barzah. Hidup harus pantang menyerah. Jangan sedih dan susah. Kerja keras tanpa lelah. Ah Sudahlah... Pingin luwih detail? 







This post has been removed by a blog administrator.
Bener mas, dan kalau tak liat di Indonesia ini semua serba di DISTORSI, sampai berita aja penuh dengan DISTORSI, dan yang salah sering dibenarkan dan yang benar di sembunyikan.
heheh..semproel kowe orang, troetama itoe bagean hikmahnjah…..