MEMBACA NASIB
Bisnis membaca nasib saat ini makin heboh saja. Segala macem cara ditempuh untuk menawarkan jasa membaca masa depan seseorang. Namanya pun macem-macem. Ada yang wujudnya astrologi, feng shui, ilmu penerawangan, kartu Tarot, dan lain sebagainya. Media yang dipakai pun juga beragam. Semua media mulai dirambah. Dari tipi, radio, koran, majalah, SMS di Hape sampai yang paling primitip yakni dengan menggelar lapak di pinggir jalan.
Herannya, masyarakat juga menyambut dengan antusias. Acara yang membahas nasib dan masa depan seseorang selalu saja banyak penggemarnya. Dan sebagaimana juga telah ditunjukkan pada awal tahun kemaren, tukang ramal dan tukang baca masa depan ini senantiasa mendapat tempat di media elektronik sebagai pembuka rembug untuk ngumbar abab di mana-mana. Sampai-sampai para bisnismen, pedagang, bujang lapuk, prawan tua, bahkan juga pengambil kebijakan negara menunggu-nunggu para oracle modern itu ngubal-ubal omongan buat dijadikan pertimbangan dan referensi untuk menentukan langkahnya.
Masa depan dan nasib memang selalu menggugah rasa ingin tahu. Maka manusia digelitiki sama setan kobar, dihasung dan diajak untuk mengeksplorasinya. Sehingga muncullah ilmu ramal meramal, tebak nasib, dan sejenisnya. Dari yang konon memakai logika modern sampai yang memakai jasa jin iprit dan jin tomang.
Sarana yang dipakai pun macem-macem. Ada yang lewat tanggal lahir. Kalo wong jowo pakai weton dan Nagadina. Hari dan pasaran dikasih angka lalu dijumlah. Jumlahnya menentukan nasib seseorang…. katanya. Ada juga yang menggunakan shio. Tahun-tahun dinamai dengan nama-nama hewan. Trus sipat tahun disipati juga dengan sipat hewan. Maka di tahun Babi konon manusianya jadi nggragas dan cluthak kayak babi. Padahal nggragas dan cluthak itu gak pandang tahun, mau tahun monyet, jaran, babi, kelinci atau tahun badak bunting kalo memang orangnya nggragas tetep saja nggragas.
Ramal meramal ini juga merambah anatomi tubuh. Ada yang dengan membaca garis tangan. Kalo garisnya menggambarkan kesialan, maka garisnya diubah dengan operasi. Ada juga yang menggunakan bentuk wajah. Dari oval, benjo, bunder, kotak sampai jajaran genjang atau belah ketupat ditebak nasibnya. Bahkan yang lebih lucu lagi ada yang menebak nasib dan watak wanita dari bentuk payudaranya. Lha opo ora saru tenan…
Dari bentuk yang trepes mblabag sampai type Wongso Subali (kata Kyai Mbeling, ini singkatan dari Wonge ra sepiro Su**ne sak Bal Poli) dikupas semua nasib, watak dan masa depannya. Dasar kurang gaweyan… ![]()
Orang yang beriman gak bakalan ikut-ikutan kepencut ingin meramalkan nasibnya. Karena pager-pager syariat amat ketat memagarinya. Mendatangi tukang tebak nasib, dukun, tukang ramal, ahli nujum lantas mempercayai omyangannya, diponis hukuman 40 hari tak diterima ngibadahnya tanpa potongan kurungan penjara. Kata mendatangi ini sekarang berubah bentuk. Bukan lagi nyengklak becak atau mobil trus ndhodhog rumahnya, namun wujudnya berevolusi. Bisa berubah wujud berupa halaman Astrologi di media cetak, bisa juga dalam wujud “ketik-spasi-kirim” dengan bea SMS premium atau dengan klak-klik situs-situs pembacaan ramalan.
Satu riwayat menyebutkan, bahwa suatu ketika pembantunya Abu Bakar r.a menyuguhkan segelas susu kepada tuannya. Abu Bakar adalah orang yang sangat perhatian sekali dengan makanan yang masuk ke perutnya. Namun di hari yang terik saat itu, beliau agak lengah dan dengan tanpa banyak tanya diminumnya susu pemberian pembantunya itu. Setelah ludes, pembantunya bilang, “wahai tuanku, biasanya anda menanyakan setiap makanan atau minuman yang akan anda nikmati. Mengapa sekarang tidak?”
“Oh iya, saya lupa menanyakan. Dari mana asal susu ini wahai pembantuku?” tanya beliau.
“Begini tuanku. Aku ini dulunya pernah menjadi ahli jampi dan tukang ramal di tengah kaumku. Barusan tadi, kaumku mendatangiku untuk memakai jasa keahlianku. Maka aku sanggupi. Dan lantas mereka menghadiahi aku dengan susu yang telah anda minum tadi….”
Begitu mendengar asal muasal susu yang barusan diminumnya itu, Abu Bakar r.a lantas menyogok kerongkongannya, dan muntah dengan hebatnya. Dikeluarkannya semua isi perutnya. Demi menjaga agar tidak ada daging yang tumbuh pada dirinya berasal dari sesuatu yang haram maupun syubhat.
Herannya, saat ini orang-orang malah berlomba mengisi kantong dan perut mereka dengan jalan menempuh profesi yang mengundang hukuman dari Allah itu. Dan pemakai jasa mereka pun bejibun jumlahnya. Rata-rata adalah pengusaha yang kembola-kembali gagal bisnis, prawan tua yang pingin cepet dapet jodoh, bujang lapuk yang gak laku-laku, suami isteri yang lama gak dapet anak, atau orang kaya yang selalu ketiban sial.
Jawaban sang peramal pun seringkali normatip. Saat ditanya ,“Gimana kondisi rejeki saya tahun ini pak Kyai?” Dijawab dengan penuh hikmat, “Baik nduk.. asalkan mau nabung dan agak berhemat , aman-aman saja…” Lhadalah… jawaban model kayak gini, nggak usah ahli nujum juga bisa. Kadang kalo meleset malah menyalahkan kliennya, dianggap gak memenuhi persyaratan yang diinginkan. Dan ketika agak pas, dibesar-besarkan dan ditapsirkan.
Simbah inget satu cerpen menceritakan penggemar nomer buntutan yang nyari wangsit sama seorang dukun. Dia dikasih gambaran nomer yang akan keluar dengan bahasa perlambang. “Pokoknya mbah cuma kasih gambaran lewat wangsit, bahwa nomor yang keluar adalah gambaran dari anakmu, isterimu dan wedhusmu…”
Setelah nyonji dan nyeket beberapa waktu, akhirnya ketemulah angka 315 yang merupakan jumlah anaknya (3), lalu isterinya (1) dan wedhusnya (5 ekor). Ternyata nomer buntutan yang keluar 385. Maka dia protes ke mbah dukun. Sama Mbah Dukunnya malah dipisuhi… “Lha kamu kok 315 dari mana…genah bojomu mung siji…. tapi simpenanmu kan sak ikrak tumplak, saben desa nyimpen, ya jelas keluarnya 385…wong gundikmu pitu..!!”
Wis…pokoke ra kurang akal mbah dukunnya. Jadi kalo sampeyan pinter nggabrul, agak lincah bersilat lidah, wajah bermutu (bermuka tua)…. memenuhi syaratlah jadi sangkan paran orang yang mau ngramal nasib
.

















Seorang yang sudah mambu lemah, siap mujur ngalor mlumah, menuju Alam Barzah. Hidup harus pantang menyerah. Jangan sedih dan susah. Kerja keras tanpa lelah. Ah Sudahlah... Pingin luwih detail? 








pun mbah, ngerti ramalan tukang ramal mbuh koya nopo tenan punika malah marahi mboten tenang, deg-degan. ingkang kulo ajrihi meniko nggeh ditolak ibadahe 40 dinten dening Allah SWT, nopo mboten sio2. Ninggal ibadah dosa, ngibadah ditolak. Opo ra kethetheran sing dadi manungsa, nggeh to mbah…
Mbahmu : nggiiiihh… (koyo bancakan…)
mbah…ada gak ya, mbah dukun yang bisa ngramal kehidupan saya nanti di akherat??
Mbahmu : akherat kok diramal…akherat ki diusahakne…
Wah kulo nggih lincah bersilat lidah mbah. Piye nek sampeyan dadi menejer kulo mbah. Buka praktek terkun, dokter dukun he..he..
Mbahmu : sampeyan bakat dadi dukun bude, tapi ora mergo pandai bersilat lidah…tapi mergo berMUTU….. *kabuuur….
wongso subali….

mbah.. kalo kita hanya baca di koran/majalah…. itu termasuk tidak… meskipun kita tidak meyakininya…. cuma baca ajah… itung-itung tambah informasi gituloh…
Mbahmu : sebaiknya kita tidak nyrempet2 bahaya….
Mbahmoe : njondjie soeda moesna itoe di nagri kitaorang boeng.. soalan Kapolda nja lumajan mantebh ngoeber2 itoe oknuum pelakoe boentoetan…
lha yen ramalan cuaca piye Mbah..?
Mbahmu : ilmunya halal dipelajari, dengan melihat kondisi alam manusia boleh memprediksikan suatu hal yang ada kaitannya dengan hubungan sebab akibat.
Logika saja.. kalo itu dukun bisa baca nasib orang pasti dia bisa baca nasib dia sendiri..
Nah.. kalo udah tau nasib sendiri, dah tengtu dia gak usah susah2 nyari duwit toh?
Mau jungkir balik kerja juga kalo nasib nya miskin ya tetep miskin, mau males malesan kalo nasibnya jadi orang kaya ya kaya..
Lha tapi ko itu dukun mangsih aja buka praktek n usaha nyari duwit.. aneh kan mbah?
Mbahmu : masalahnya orang yang ke tukang ramal itu gak pakai logika kang…
ha ha ha ha
Mbahmu : ngguyu mu papat sam..
zodiak itu termasuk syirik kecil ya mbah. andaikan ramalan dalam zodiak ngepas itu bukan berarti ramalannnya jitu tapi karena saking banyaknya yang berzodiak itu (mis: leo). ibaratnya orang (maaf)tuna netra lempar batu di alun-alun utara Jogja yg sekarang lagi rame dgn sekaten, kalo kena bukan karena orangnya yg pintar tapi karena saking banyaknya orang di alun-alun itu.
Mbahmu : lempar batu sembunyi orang…
Sowan maneh Mbah Dipo. Gimana khabarnya ? Sing mesakake ki rak uwong pengen sugih njaluk tulung dukun. Padahal dukun sing diparani ki mlarat kesrakat kat. Mangan wae rung mesti pendak dino. Lha yen pancen iso nulungi uwong biar sugih, lha mbok nulungi awake dhewe sik. Yo ra Mbah ?
Mbahmu : lama tak jumpa mbah… dines luar sajake..
Nggih leres sampeyan. Tapi mungkin dukunnya memang gak doyan makan kok kang.. pakanane menyan sama ndogh buthuk… 
Pokoke, cukup modal kitab primbon Betaljemur Adammakna dan Mujarobat sudah bisa buka Klinik-Klenik ………
Mbahmu : plus kitab Sinyobeta nggo nyonji ngramal seribu tapsir mimpi…Â
dukun
ono sing koyo nganggo kitab alqur’an ning yen di waca tenan di owahi unine
piye wae dukun yo dukun
sopo percoyo dukun syirik
syirik piwalese naroko
ora ono dukun sing top, kabeh mung ngarang.. sakliyane kuwi uga bisikane jin kang mesti wae kafir
percoyo dukun, ramal meramal, lsp
PODHO KARO MENGIKUTI WONG KAFIR
MONGKO KAUM KANG KOYO KAUM KUI TERMASUK DADI ANGGOTANE KAUM MAU
ASSALAMU ALAIKUM
nuwun mbah DIPO
Mbahmu : dukun iso nggunakne samubarang mantra.. soko Al qur’an, Injil, Wedha, Tripitaka utowo jopa-japu liyane. Soale sing berkhasiat dudu mantrane, tapi sihire….
Siapa yang bisa membaca masa depan, akan menguasai masa kini.
Misalnya tau berapa harga saham Google besok, maka dia bisa jadi pialang saham yang handal.
Wah, ngelantur
Mbahmu : siapa menguasai hari ini dengan amal sholeh dan ikhlas, maka akan menguasai masa depan
mbah
minta nasehat ttg syahwat, infaq, shadaqoh dunk (terpisah lho ,mbah).
d tunggu nggih..
Mbahmu :menyalurkan syahwat pada isteri itu sedekah lho
Lha kuwi mbah jare nang kene ki okehe menganut agama mayoritas neng do ra duwe buku amalan sing ono riwayate ki mau, ne duwe yo ra diwoco
Mbahmu : nduwene buku dongeng….
Mungkin hanya ada sedikit waktu untuk online, juga kurang berkesempatan meninggalkan pesan. Tapi akan Qee usahakan membaca dan mengambil ilmunya, karena itu izinkanlah Qee memindahkan setiap hasil karya tulisan ini dalam lembar lembar kertas agar lebih bermanfaat. Namun bolehkah Qee meminta agar kiranya disertai terjemahan, karena pada dasarnya Qee bukan orang Jawa dan hanya mengerti sedikit. Terima kasih.
Mbahmu : semoga di postingan Mbah Dipo versi 2.1, sudah disertai kamus kecil bahasa jawa…
 Silakan kalo mau diprint..
Oalah mbah, pancen jamane jaman edan, sing waras malah ketok edan, sing edan tansoyo le ora genah. yen aku sing penting nyambut gawe sing bener, hasile halal nggo makani anak bojo ben tentrem uripe.
nggugu tukang ramal malah olehe dosa, tambah mlarat wong diapusi karo dukune, wis pokoke dijamin tambah ngrekoso ndonyo akherat.
Mbahmu : Kang o’on nang ngendi yo…. komen e dinggo wong pirang2 ki
lah itu orang zaman sekarang tambah gemblung mbah. ilmu perdukunan sing mbiyen cuma ada di puncak gunung tengah-tengah alas sekarang sudah turun kota tur malah disenengi banyak orang meneh. lha ya layak nek negarane akeh bencana, lha wong polahe menungsane sing kakeyan syirik.
Mbahmu : dukunnya butuh mborju kok kang…
nyonji, mistik, primbon weleh kamuse njenengan jan komplit tenan
,isih sok main sam gong ra mbah??
Mbahmu : sam gong jarang, yang sering itu pat wak ji…. mainan jaman cilik
Singkatan papat guwak siji
 Ojo dikiro soko Chino, itu jowo aseli… 
Bagaimana dengan seorang psikolog yang notabenenya bukan meramal tapi membaca karakteristik orang, seperti orang2x SDM atau personalia di Perusahaan yang dituntut untuk “membaca” karakteristik orang. Apakah termasuk dalam hal ramal - meramal mbah ? Mohon petunjuk
Mbahmu : Lha sampeyan kan sudah bilang bahwa itu “membaca” dan bukan “meramal”
, kayak mbaca meteran… ada skalanya 
ndereeeeeeeeekkk…manut puter ing jaman mawon,kedah sabar ing lelampah lan kathah de donga marang gusti ingkang moho kuaos..
Mbahmu : monggo pun lampahi sesarengan….
mbah aku paling gething karo sing jenenge mama loreng
Mbahmu : sabar…. mugo2 dia mau mertobat dan dapat dalan padhang….
aku jg pinter lho mbah ngeramal lewat jidat, klo kerutannya byk ohh brati dah tuwirrrr
Mbahmu : Belum tentu jeng
 Siapa tahu dia pakai topeng badut 
Sing tak puegeli ki yo yen dukun nggawe sragam kyai trus ketoke yo nganggo ayat Quran trus ngramal2 sakpiturute dicampur sajen ra nggenah..
BTw, Aku yen nggoleki bab suatu perkoro biasane yo takok menyang Mbah “dukun” Google..
Mbahmu : Google ki dukun yahudi rusia kang…
Mbah lha nek Feng Shui kan ono sing iso mlebu akal karo sing ora tho? Nek sing ra klebu nalar koyo rejekine tergantung posisi. Nek sing masuk akal koyo misale sing menurut hukum arsitek pancen dibutuhkan supaya bangunannya ergonomis, enak dipandang dan sehat lha nek sing iki piye Mbah?
Mbahmu : sebagaimana sabda Nabi saw , syaithon memberikan satu kebenaran, tapi lantas dicampuri dengan 99 kedustaan….
Tak ramal, 30 tahun maneh Mbah Dipo tuwo. Ini baru ramalan cespleng !
bener mbah anggota2 dewan pancen kudu ngrasake antri beras raskin, njuk sekali2 numpak KRD jurusan rangkas, nginep ning pemukiman2 kumuh, lan sak piturute..
Maaf mbah,baru baca skrg soal Membaca Nasib ini,jadi tanyanya dah telat.hehehe…
mbah kalo misal mendatangi kyai itu termasuk haram juga?
misal kalo ada org diguna2 ato diganggu makhluk halus itu sebagai org biasa mngkin gak bisa menyelesaikan masalah kayak gitu.trus minta tolong ustad misalnya.gmn hukumnya mbah?
kalo haram, apa didiemin aja,tetep gak berusaha cari bantuan?
soalnya antara ustad, dukun, orang pinter, kyai kok bedanya skrg cuma tipis..hehehe.. jadi bingung :roll:
Nyonji ki panganan opo to mbah? ….Ra dong blazzz…
by the way kalo mo jujur sebenarnya gak ada peramalan or ramal meramal contoh kartu tarot,yang baca cuman kasih sign aja gak bisa baca masa depan,apa yg dia katakan di masa depan itu berdasarkan apa yg kita kerjakan hari ini………..contoh kalo kita malas kerja ya hidup susah nantinya dll………….
kita ini cuman wayang di dunia ini ,dalangnya ya g :mrgreen: gusti alloh.
Ada sesuatu yang sangat bijak yang tidak bisa di kuasai oleh akal kita manusia, dan ketika ada manusia yang melakukan upaya untuk mengetahui kebenaran sejati, akal yang belum sempurna evolusinya akan berakhir dengan proses mentak yang pendek dan kerdil dengan mengatakan : itu syirik, itu tahayul dan itu bodoh. Di atas langit ada langit bukan? di atas ilmu ada ilmu, apakah kita menelaah samapi situ?
pengalaman saya dengan astrologi, kalau kita berpijak pada akal sehat yang benar, sangat membantu saya untuk menguasai pengaruh energi negatif alam semesta ketika silkus alam sedang tidak menguntungkan. Saya paham alasan mengapa saya sedih, saya marah dan saya gembira. Kadang bukan orang atau diri kitayang menyebabkan itu terjadi begitu saja, tapi energi di sekitar yang kita hirup dan tidak pernah kita ketahui unsurnya secara detil dan spesifik yang mempengaruhi kita.
Dan bukan unsur kepercayaan yang melandaasi tapi pemahaman menyeluruh. kalo agama memang harus di percayai, karena kalo di pahami bikin kita Gila. Kalo kita percaya, pertanyaan akan berhenti samapi di sini. Tapi kalau kita paham, siklus pemahamannya akan panjang…..
Ora ngandel to?
Wong ra sinau tenanan….. piye kon ngerti, yen aku isin durung sinau nganti weruh tenan omong sak penakke.
Mbahmu : Ngaten kisanak… ilmu peramalan, astrology, ilmu nujum dan segala tetek bengeknya itu memang ada. Sejarah dan juga al qur’an bahkan hadits mengakui keberadaan ilmu itu. Namun secara hukum, ilmu itu HARAM untuk dipelajari. Jadi bagaimana sampeyan nyuruh simbah “sinau tenanan” barang yang HARAM disinau. Itu kan sama saja orang bilang “Babi itu bergizi lho, kaya protein, lemak esensial, DHA, AA, ARA,… bla..bla..bla…” Trus tiba-tiba simbah disuruh nyicipi biar percaya kandungan nutrisinya itu berkhasiat…. Waaa… maap aja lah. Simbah cuma percaya dan memahami bahwa itu HARAM. Masalah kemanfaatan ataupun apa saja yang menyertainya tidak mengubah keharamannya.
Tentang “Agama kalau dipahami bikin kita Gila”… wah itu bertentangan dengan sabda Kanjeng Nabi saw yang bersabda : “Barangsiapa dikehendaki baik oleh Allah, maka dia akan DIPAHAMKAN kepada agama.” Kata paham dalam hadits itu dlm bahasa arabnya dalam bentuk kata dasar “faqiha”. Dalam agama Islam ada cabang ilmu yang dinamakan ilmu FIQIH. Ilmu ini mempelajari bagaimana “memahami” syareat agama. Makaten kisanak..
Hidup simbah….sekali simbah tetap simbah..
satu CONTOH yang ada diatas”Dan bukan unsur kepercayaan yang melandasi tapi pemahaman menyeluruh. kalo agama memang harus di percayai, karena kalo di pahami bikin kita Gila.”
Comment ‘Sing mBau Rekso’ AGAMA itu memang sesuatu hal yang sangat2 HQQ (hakiki) atau (HAQIQI) bagi semua ummat manusia tetapi bukan bikin kita gila. ILMU nya manusia tidak akan nyampai kesana. karena yang namanya Ilmu itu tiada akhirnya.
Yang ditulis Mbah memang benar, banyak bisnis ramalan yang juga disambut antusias masyarakat. Tapi saya juga heran, kenapa mereka tetap mencari “Pebisnis ramalan” ini meski jauh dari tempat asalnya.
Padahal, banyak dari “pebisnis ramalan” ini yang pandai bersilat lidah..
Jika ramalannya meleset, segudang alasan siap untuk menepisnya. Itu pernah dialami temanku, sudah susah-payah nglakoni macem-macem syarat, duitnya kluar banyak, e….. malah Ancorrrr.
Aku juga hampir kepengaruh untuk ikut nimbrung,
maklum sebenarnya aku juga tertaik hal ramal meramal…
setelah lihat temanku yang malah ancor, Hmmmm, aku jadi “kudu ngguyu dw” (percaya pada orang yang ngumbar abab).
Makanya, keimanan sangat menentukan dalam bertindak dan menjalani sesuatu.
Mbah, sakjane web iki gae bahas opo?

aku melok bingung..
Gae ngramal ta?
atau Konsultasi ta?
sugeng daluh mbah.tepangaken kulo cah kediri,dhek bengi kulo ngimpi wonten pantai ningali laut kok ombak nipun ageng sanget tapi mbonten ngantos daratan,ageng sanget lo mbah.sing dados pikiran kulo tuyo niku lak rejeki.lah pangartosanipun mimpi kulo niku nopo ngeh mbah.sak dereng lan mantune kulo matur suwun.salam cah kediri