Categorized | Uncategorized

Masih Adakah Orang Baik-baik?

Syahdan, salah seorang jiran simbah memiliki satu orang anak perempuan yang hidup di perantauan. Pada suatu hari, keluarga simbah menerima woro-woro bahwa si anak perempuan tersebut telah menikah dengan seorang perjaka pribumi di tempat dia merantau. Walhasil, seluruh keluarga merasakan turut merasakan sukacita. Apalagi si Ibu anak perempuan itu, merasa mongkog, bungah dan sumringah melihat anak perempuannya sebentar lagi akan mentas.

Lima bulan setelah menikah, si ibu anak perempuan itu menyebarkan undangan untuk merayakan satu ritual upacara adat jawa, yakni :MITONI. Di level ini masalah muncul, masyarakat yang tadinya diem adem ayem menjadi kasak-kusuk dan rasan-rasan. Mengapa? Karena biasanya yang namanya mitoni itu dirayakan pada saat umur kehamilan tujuh bulan. Ha kok ini baru menikah lima bulan sudah mitoni. Ada apa gerangan? Topik beginian akan menjadi berita hangat di forum-forum petan, cangkrukan ataupun majelis prapatan ndalan.

Yang mengherankan adalah, si ibu anak perempuan tadi mengadakan acara adat mitoni itu dengan penuh sukacita seakan apa yang menimpa anaknya adalah wajar dan biasa saja (halah…. ha kok kayak lagu). Padahal dengan acara adat itu sebenarnya justru mengungkap aib yang sebenarnya tak diketahui masyarakat, yakni si anak perempuan itu  telah mengalami MBA. Atau dalam istilah sehari-hari di desa simbah disebut juga sebagai LKMD, alias Lamar Keri Metheng Disik (miturut Kamus Pitutur ver.5.2.1 diterjemahkan sebagai Lamar Belakangan, Hamil Duluan). Sedangkan kalangan tukang kredit mengistilahkan sebagai DP duluan.

Dulu, di jaman yang sering disebut sebagai jaman kuno mangkuno, yang namanya LKMD dan sejenisnya ini adalah aib besar. Seiring dengan perkembangan jaman,yang lantas orang menamainya sebagai jaman modern, perilaku ini dianggap sebagai bagian dari gaya hidup modern. Prosesi nikah dimana si cocakrowo masih belum pernah menjelajah dan ngabyantoro di the baby road (dalan bayek), ataupun si gadis masih perawan, tak lagi menjadi penting. Keperjakaan dan kegadisan hanyalah buat kalangan yang dianggap  munapik. Sedangkan kalangan yang tak meributkan kegadisan dan keperjakaan di saat pernikahan pertama mereka, adalah kalangan terpelajar,  berpikiran terbuka, berwawasan luas, tidak picik,  melihat jauh ke depan dan lebih menghargai makna cinta. Tentu saja yang dimaksud disini adalah kegadisan dan keperjakaan yang mbablas sebelum disyahkan oleh pak modin.

Di negeri yang konon katanya sudah maju, hak reproduksi dilindungi dan diberi kemerdekaan. Dalam artian orang bebas dan merdeka memperlakukan alat reproduksinya diperlakukan apa saja oleh pemiliknya. Mau diumbar dan difoto-foto buat dipajang, mau diserahkan buat diobok-obok, mau diperjualbelikan atau mau dibagi-bagi pun tak masalah. Itu bagian dari hak asasi katanya.

Ide ini dipromosikan ke negara-negara yang masih bodoh karena sok bermoral dan sok beragama macam di Indonesia ini. Dalam kamus orang-orang yang sudah maju tingkat epolusinya itu, manusia di dunia ini cuma ada 2 type. Yakni type bejad tapi munapik dan type bejad tapi jujur dengan kebejadannya. Sedangkan manusia type baik-baik yang mau beriman dan beramal sholeh sudah punah, diterjang oleh dua spesies di atas yang ternyata lebih kuat bertahan hidup sesuai teori epolusinya Ki Darwin. Maka saat orang bejad mempertontonkan kebejadannya di muka khalayak, mereka justru mengatakan, “Mending begini daripada munapik dan sok bermoral.”
Dalam pandangan dia, orang lain itu sebenarnya bejad juga kayak dirinya, hanya saja ditutupi. Maka maqom dia yang terang-terangan bubrah akhlaknya itu dia katakan lebih baik.

Hal itu diperparah dengan kenyataan bahwa kalangan yang disebut sebagai agamawan, benteng penjaga moral dan suri tauladan masyarakat yang perilakunya justru bertolak belakang dengan julukannya.  Simbah heran saat ada aktivis majelis taklim ibu-ibu bergelar hajjah sudah momong cucu dari anak perempuannya yang baru menikah  6 bulan. Katanya lahir prematur tapi bobot bayi lahirnya 3,5 kg dan harus disesar karena ibunya ngak kuat ngede.  Lalu berpuluh kasus kyai menghamili santriwatinya, ustadz sekaligus guru yang mati di lokalisasi yang terbakar hangus, dan kisah serta berita serupa yang mbikin miris siapapun.

Haq dan Bathil jadi gak jelas batasnya. Orang mual dengan hitam putih. Mereka yakin hidup itu abu-abu, gak ada hitam putih. Hitam Putih adalah konsumsi anak anak yang belum paham realita hidup. Orang yang mendengungkan hitam putih dianggap sok suci, karena hitam putih adalah utopia. Hanya berlaku di jaman Nabi-nabi di jaman kuno mangkuno yang diceritakan di dalam kitab-kitab suci. Era itu sudah berlalu.

Melihat kenyataan di atas, kadang mbikin kita mumet dan ruwet. Tapi jangan pesimis, orang-orang baik masih banyak. Simbah yakin masih banyak manusia-manusia yang berakhlak lurus yang memandang segala sesuatunya dengan pandangan yang benar. Gak ada itu abu-abu, semuanya masih bisa diletakkan dalam kerangka hitam dan putih. Ide tentang abu-abu itu jika dirunut akan selalu bermuara pada kelakuan iblis… talbisul haq bil bathil. Mencampur aduk yang haq dengan yang bathil.

Walaupun orang-orang lurus ini gak terkenal, gak terpublikasikan, gak terselebkan, namun simbah yakin dunia ini nantinya akan diwariskan kepada mereka sebagaimana janji Gusti Allah di dalam Kitab-Nya. Populasi mereka senantiasa bertambah dari waktu ke waktu tanpa disadari banyak orang. Jika sampeyan ingin bergabung dengan mereka dan tak ingin akhlak manusia makin bejad, tanamkan niat pada diri sampeyan, “Dunia dan seisinya boleh bejad, tapi jangan di saat saya masih hidup.”

Share and Enjoy:
  • Lintas Berita
  • Digg
  • del.icio.us
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlinkList
  • LinkedIn
  • Live
  • Ma.gnolia
  • Pownce
  • TwitThis
  • YahooMyWeb
  • Print this article!
  • E-mail this story to a friend!

Pingin Tau setiap simbah posting baru?
Kenapa tidak Langganan RSS simbah aja,
atau lewat email kawat di form ini
di jamin cespleng



43 Comments

  1. bu Ahmad Reply to this comment

    Betul Mbah, sebenarnya masih banyak kok orang baik dan beriman di sekitar kita. Lha kalo sudah gak ada kan namanya udah kiamat.
    Mbah2…boleh gak tulisan2 Simbah saya print trus dijilid, dan dihadiahkan buat suami tercinta (sst…tapi jangan bilang2 belio dulu ya..). Maturnuwun mbah


  2. “Simbah yakin masih banyak manusia-manusia yang berakhlak lurus yang memandang segala sesuatunya dengan pandangan yang benar…”

    simbah adalah salah satunya :)


  3. aku ki bingung kadang mbang, untuk membedakan orang baik-baik beneran dengan orang baik-baik tapi munafik..piye yo?


  4. eh sorii..arep nulis “mbah” kok kliru “Mbang”…sori mbah….


  5. ealah..arep nulis “mbah” kok malah kliru “bang”..soriii mbah…

  6. qusay Reply to this comment

    insya allah manusia baik masih sangat banyak amin
    walau tak populer dan tak terkenal manusia baik tidak apa apa justru yang terkenal biasanya hanya di baik baikin tapi belum tentu baik.
    justru orang yang terkenal biasanya yang munafik apalagi politisi pagi ngomong dele sore jadi tempe semoga kita terhindar dari hal yang demikian.

  7. pns sejati Reply to this comment

    arep dadi wong apik iku susah tenan mbah, wong arep nolak disogok wae dipekso-pekso ditinggal neng mejo terus ditinggal mlayu. piye yo mbah wis dikandani kon apik, kok sok dho ngeyel

  8. Djigoer Reply to this comment

    Wah bener2 kasunyatan yg memprihatinkan ya mbah.. bacanya jadi bergidik merinding, kok ternyata wis ngono ya jaman saiki..
    Yo wis aku melu njenengan mbah, mugo2 always pinaringan dalan padang lan hidayah.. amin


  9. jaman wis edan nek ora edan ora keduman edan…he..hee

  10. tingklithik Reply to this comment

    Sedih aku mbah, aku sok-sok yo melu edan je…
    Padahal wes rada rajin tangi subuh, ning kok tetep rada edan yo..;(( Duh Gusti nyuwun gunging pangarsami…

  11. klub awami Reply to this comment

    Mbah, sori nek gak nyambung.
    Ada rubrik konsultasi & muthola’ah tho? Bole ngga konsultasi agama sambil ngaji macam fiqih, bahasa arab dll.

  12. Jk Reply to this comment

    yuuuk
    mbah, apa yang harus dilakukan (upaya bagus) ketika terjadi LKMD, MBA, Tengik (meteng dhisek) pada seorang gadis (belum nikah) akibat rudopekso?


  13. absen mbah, bingung mo koment apa??


  14. wah sing edan jare dudu jamane ning manungsane sing edan

  15. Mbah Gambleh Reply to this comment

    Jaman wis edan nek ora melu edan ora keduman DOSA. :-(

  16. pake noval Reply to this comment

    Lha nek enek ngartis2 sing duwe anak tanpa bapak, trus ngomong neng infotai-men pengin anake mau dadi wanita shalihat piye mbah?

  17. Faried Reply to this comment

    Yup betyul. Kadang orang baik harus bisa menjual dirinya agar diketahui bahwa tidak semuanya berperilaku bejat. Penting lho. Karena kadang masyarakat kita masih dalam taraf meniru. Mari dari sekarang kita menggalang kekuatan dengan memberikan manfaat positif di masyarakat sekitar kita. Keep on Blogging mbah:)


  18. Wong munafik lan bejat terkenal, kondang mangonang onang.
    wong sing lurus nggak terkenal, nggak kondang, ora populer, koyo dene bedane Prahu Gabus karo Watu Item yo mbah.

    Sing duwe anak wedok koyo aku ngene iki njut tambah miris je mbah nemoni zaman koyo ngene iki.


  19. jalan untuk menjadi baik semakin berliku-liku dong!
    pantesan banyak yang cari jalan pintas.


  20. masalahnya jalan untuk menjadi orang baik memang lebih berliku-liku

  21. Kadang Reply to this comment

    weleh.. :???: critane kok yo pass, padhahal wau siang kulo dereng baca ini lho Mbah.. , :sad: sak aken anake :cry:

  22. Om Sulis Reply to this comment

    abu-abu = tuntutan hidup po tuntutan perut??
    po tuntutan iblis?? :sad:


  23. Santai bro…. masih banyak orang yang baik deh…


  24. mau comment aja kok susah seh…

  25. de Reply to this comment

    Kakean nonton pelem holiwud yo ngono kuwi mbah. Yang paling gampang dan paling enak di tiru dan nampak moderen.

    Akibat propaganda safe sex yg kebablasan. Kondom sih pake tapi manuknya di sarangin kemana dulu?

    Weleh mboten nyambung nggih? Ndak pa-pa ya mbah, nyenggol2 sithik. Wes mbuh.

  26. bu Ahmad Reply to this comment

    mbah postingan utk hari ini mannaa..?ditunggu terus pitutur2 simbah setiap hari, maturnuwun


  27. samoga ik masoep dalem itoe kaoem…(bae2) :lol:


  28. gampang kok.. tinggal komen aja. kalo baru sekali komen memang dimoderasi dulu. Soalnya banyak spam. sampai saat ini saja sudah hampir 9000 spam masup dan berhasil simbah tangkis. Jadi silakan komen dgn gampang jika sudah berhasil simbah moderasi. Tapi kalo entar ganti identitas, ya dimoderasi lagi… :)


  29. .. wah…. apa iya sih? :-?


  30. yo wis ben, rapopo. Mesti wae dadi anak sing sholehah versi simbokne… sebab suargone neng dlamakane simbokne iku… :D


  31. jalan kebaikan itu lurus kok. Makanya kita berdoa agar ditunjukkan jalan yang lurus. Hanya saja di kiri kanan jalan yang lurus itu banyak godaan pating lheeerrr…. memanggil-manggil kita agar tidak lurus. Akhirnya bagi yang gak kuat iman, dia akan membelok, membelok dan membelok. Akhirnya berliku… kalo sudah berliku maka itu sudah bukan jalan kebaikan lagi… :( Kadang kalo sudah parah dianya susah kembali menemukan jalan yang lurus tadi… sebab sudah terlalu banyak tikungan yg dia lewati… smapai lupa mbalik… :(


  32. nyambung kok bude :)
    propaganda safe sexnya lebih permisif terhadap free sex. Manuknya tak punya sarang. Akhirnya nomaden, menclok sana-sini. Tentu saja sarangnya adalah sarang model losmen…. manuk siapa saja boleh nginep. Mau sejam, sermalem, sebulan atau mau kontrak kapanpun diayahi… :(

  33. Wong Cilik Reply to this comment

    pandangan bahwa dunia itu hitam putih, dalam artian yang hak adalah hak, yang batil adalah batil itu bener seratus persen mbah. Tapi Manusia kan tidak bisa dihakimi dengan yang hitam putih itu.

    Sex pra nikah adalah batil, itu sudah jelas sejelas-jelasnya, tapi orang yang pernah melakukan itu dan kemudian sampai hamil tidak bisa langsung dilabeli sebagai orang bejad, kan mbah. Saya berusaha untuk tetap berbaik sangka pada orang orang seperti itu. Bisa saja dia waktu itu sedang khilaf, dan saat ini sedang menyesali kekhilafannya.


  34. mbah, klo evolusi yg model gituan, klo g salah (=betul), itu teorinya kang Lammarck.


  35. Duh buat hadiah Suami Tercinta? :mrgreen:

    Senangnya sang suami dapat istri beginian… semoga diberikan barokahnya Selalu ^_*


  36. Lha Kok ora PEDE mbah… tapi di ALEM kudu ati ati mbah.. nek ra kuat GOCELAN engko malah CEBLOK :shock:


  37. ngati-ati lo..mbang kuwi jenengku..hehhee.. :razz:


  38. iyo ki .. bener banget. Apa mending ora usah terkenal aja yaa .. :D

  39. fizzahrah Reply to this comment

    KAlo orang baik jumlahnya dikit wajar atuh. kalo banyak, baik jadi pasaran donk, jadi nggak menantang donk…. anyway, kalo makan masih rakus, tidur masih ngebo, ngomong masih misuh, apalagi doyan banget daging merah, sosis, bakso, penyedap rasa…. dijamin, sistem syaraf, hormon dan sirkulasi darahnya eror. Untuk yang punya masalah dengan setidaknya tiga system ini, kebaikan biasanya ada sedikit halangan, jalan tolnya ( syaraf ) dan fuelnya ( hormon positif) nggak bekerja… gimana mau baik donk?

  40. mas agus Reply to this comment

    sesuatu yang terlihat baik belum temtu benar
    yang benar dan temtu benar-benar baik tinggal mengikuti sang uswatun hasanah Rasulullah SAW.
    dibilang munafik??? ya biarin aja, itung-itung ngurangin dosa. lagian menuduh tanpa dasar maka akan berbalik ke dirinya sendiri.


  41. Entah dibilang munafik ato apa, liat2 dulu deh yang nyebut sapah. Hanya orang2 “kompeten” aja yg perlu didengerin kritikannya.

  42. rafiqi Reply to this comment

    sarujuk mbah, ngendikane sampeyan bener bgt, mulo podho elingo, poro mas, mbak, bapak lan ibu sami ngontrol [ngawasi] putra-putrine, mumpung dereng keblinger lampahe, suwun. :)


  43. [-o< sayapun yakin mbah…janji gusti Allah pasti terpenuhi dengan mutlak…

    yang menjadi suatu yang harus terus diusahakan adalah tatkala kita tidak merasa kebaikan telah ada pada kita pada saat kita mempertanyakan, membicarakan maupun menganalisa kebaikan itu sendiri…ya perasaan “merasa” kita pada sang Khalik…

    nuwun mbah…semoga kita selalu dalam naungan kebaikan-NYA dan rahmatnya…amin….@};-

    monggo di lanjut…~o)

Leave A Reply

Smileys:
:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



Sak Emploan

  • Ajax CommentLuv Enabled df82993325f26cd5ad448807e4ae1780
  • Add to Technorati Favorites
  • Add to Google
  • Subscribe in NewsGator Online
  • Subscribe in Bloglines
  • Powered by FeedBurner