<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Husnuzhon</title>
	<atom:link href="http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp</link>
	<description>teman, teman dari teman, musuh dari musuh</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 00:27:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Abu Aufa's Weblog</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70964</link>
		<dc:creator>Abu Aufa's Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:31:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70964</guid>
		<description>Setiap musibah yang terjadi itu bisa jadi ujian dan tidak menutup kemungkinan adzab dari Allah.. banyak sekali kisah2 dalam Al Qur&#039;an tentang kaum2 terdahulu yang Allah adzab dengan gempa, banjir, angin dan lain2 karena berbuat kesyirikan, kemungkaran dan mendustakan Rasul-Nya. Lalu bagaimana dengan bencana yang terjadi dinegeri kita? jawabannya bisa ujian, bisa juga adzab. kenapa? Kita lihat sendiri bagaimana dinegeri kita ini tumbuh subur kesyirikan dan kemaksiatan. Dan kalaulah bencana2 yang terjadi adalah sebuah adzab, maka tidak serta merta menunjukkan bahwa korban dari bencana tersebut adalah orang fajir seluruhnya, karena sebuah adzab ketika menimpa sebuah kaum itu terkena kepada orang fajir maupun orang yang shalihnya. Yang terpenting bagi kita adalah hendaknya setiap diri dapat mengambil hikmah dari musibah ini dan segera bertaubat kepada Allah atas segala dosa, karena tidaklah sebuah negeri tertimpa sebuah musibah kecuali karena dosa dan maksiat penduduk negeri tersebut.. Allahu A&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap musibah yang terjadi itu bisa jadi ujian dan tidak menutup kemungkinan adzab dari Allah.. banyak sekali kisah2 dalam Al Qur&#8217;an tentang kaum2 terdahulu yang Allah adzab dengan gempa, banjir, angin dan lain2 karena berbuat kesyirikan, kemungkaran dan mendustakan Rasul-Nya. Lalu bagaimana dengan bencana yang terjadi dinegeri kita? jawabannya bisa ujian, bisa juga adzab. kenapa? Kita lihat sendiri bagaimana dinegeri kita ini tumbuh subur kesyirikan dan kemaksiatan. Dan kalaulah bencana2 yang terjadi adalah sebuah adzab, maka tidak serta merta menunjukkan bahwa korban dari bencana tersebut adalah orang fajir seluruhnya, karena sebuah adzab ketika menimpa sebuah kaum itu terkena kepada orang fajir maupun orang yang shalihnya. Yang terpenting bagi kita adalah hendaknya setiap diri dapat mengambil hikmah dari musibah ini dan segera bertaubat kepada Allah atas segala dosa, karena tidaklah sebuah negeri tertimpa sebuah musibah kecuali karena dosa dan maksiat penduduk negeri tersebut.. Allahu A&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iik</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70952</link>
		<dc:creator>iik</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 06:03:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70952</guid>
		<description>:(meh coment opo yo :-?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />meh coment opo yo <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Grandong</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70745</link>
		<dc:creator>Grandong</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:48:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70745</guid>
		<description>Sikap &#039;MENYALAHKAN KORBAN&#039; biasanya diidap org yg tdk bisa /merasa tdk bertanggung jwb untuk mbantu. Bagi lembaga2 sosial, pekerja kemanusiaan, saat mendengar suatu bencana yg di pikiran mereka adalah bagaimana MEMBANTU KORBAN SECEPATNYA&#039;, hingga tdk sempat berfikir &#039;BAGAIMANA MENYALAHKAN KORBAN&#039;, seperti para penceramah itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sikap &#8216;MENYALAHKAN KORBAN&#8217; biasanya diidap org yg tdk bisa /merasa tdk bertanggung jwb untuk mbantu. Bagi lembaga2 sosial, pekerja kemanusiaan, saat mendengar suatu bencana yg di pikiran mereka adalah bagaimana MEMBANTU KORBAN SECEPATNYA&#8217;, hingga tdk sempat berfikir &#8216;BAGAIMANA MENYALAHKAN KORBAN&#8217;, seperti para penceramah itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mat</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70743</link>
		<dc:creator>mat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 04:04:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70743</guid>
		<description>:-? mo comment apa ya :-?:-?:-?
pas mbah lanjut.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /> mo comment apa ya <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /><img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /><img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /><br />
pas mbah lanjut&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mhmd.Eko Prasetyo BN</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70699</link>
		<dc:creator>Mhmd.Eko Prasetyo BN</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 06:41:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70699</guid>
		<description>astagfirulLahaladzhim, matur nuwun &quot;pencerahanipun&quot; mbah, sakderengipun kawulo ugi gadah gagasan menawi musibah namung dipun dawahaken dumateng panggenan ingkang umatipun sami damel dhosa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>astagfirulLahaladzhim, matur nuwun &#8220;pencerahanipun&#8221; mbah, sakderengipun kawulo ugi gadah gagasan menawi musibah namung dipun dawahaken dumateng panggenan ingkang umatipun sami damel dhosa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ridwan</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70650</link>
		<dc:creator>Ridwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 19:37:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70650</guid>
		<description>ikut nyimak mbah. komen dikit ea mbah. gempa bumi utawi lindhu utawi bumi gonjang ganjing itu masa goro goro. semar gareng petruk bagong bersendau gurau layaknya tukang becak ngobrol tentang siapa yg akan jadi menteri. Gempa bumi di padang sudah ketentuan Nya dan belum ada pawang gempa bumi yang sanggup memindah gempa ke t4 lain layaknya pawang hujan. tugas kita yg tdk kena musibah adalah menolong mereka bukan dgn omdo/ omong doang yg hanya akan ditertawakan oleh semar gareng petruk bagong.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ikut nyimak mbah. komen dikit ea mbah. gempa bumi utawi lindhu utawi bumi gonjang ganjing itu masa goro goro. semar gareng petruk bagong bersendau gurau layaknya tukang becak ngobrol tentang siapa yg akan jadi menteri. Gempa bumi di padang sudah ketentuan Nya dan belum ada pawang gempa bumi yang sanggup memindah gempa ke t4 lain layaknya pawang hujan. tugas kita yg tdk kena musibah adalah menolong mereka bukan dgn omdo/ omong doang yg hanya akan ditertawakan oleh semar gareng petruk bagong.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tonick</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70647</link>
		<dc:creator>tonick</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 06:56:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70647</guid>
		<description>suwe ra komen..husnuzhon wae aku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>suwe ra komen..husnuzhon wae aku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ari</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70645</link>
		<dc:creator>ari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 05:48:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70645</guid>
		<description>Matur nuwun mbah, yang meninggal karena bencana, sudahlah jadi rahasia Allah. Bagiku, meninggal karena Gempa lebih baik daripada meninggal kena serangan jantung waktu bersama selingkuhan atau histeris lagi nonton Kangen Band. Prajurit Pandawa lima lebih terhormat jika mati terkena panah Bhisma daripada kena sruduk Kurawa dan Bhismapun lebih suka mati oleh Khresna (tau knapa).

Nah yang (dalam tanda petik) &quot;selamat&quot; tentunya ada pada kriteria diuji, diingatkan, dihukum, diazab bahkan ada yang diberi rahmat.

Melihat kelakuan orang pasca gempa yang meninggikan harga ticket pesawat, kirim makanan kadaluarsa, terus hanyut dalam duka, menyalahkan pemda, pemerintah pusat, belum lagi nanti kirim bahan bangunan yang tak layak pakai (bahan baku mengandung asbes), ternyata kita masih terbiasa dengan maksiat (ma&#039;af yg ini jadi suudzon).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Matur nuwun mbah, yang meninggal karena bencana, sudahlah jadi rahasia Allah. Bagiku, meninggal karena Gempa lebih baik daripada meninggal kena serangan jantung waktu bersama selingkuhan atau histeris lagi nonton Kangen Band. Prajurit Pandawa lima lebih terhormat jika mati terkena panah Bhisma daripada kena sruduk Kurawa dan Bhismapun lebih suka mati oleh Khresna (tau knapa).</p>
<p>Nah yang (dalam tanda petik) &#8220;selamat&#8221; tentunya ada pada kriteria diuji, diingatkan, dihukum, diazab bahkan ada yang diberi rahmat.</p>
<p>Melihat kelakuan orang pasca gempa yang meninggikan harga ticket pesawat, kirim makanan kadaluarsa, terus hanyut dalam duka, menyalahkan pemda, pemerintah pusat, belum lagi nanti kirim bahan bangunan yang tak layak pakai (bahan baku mengandung asbes), ternyata kita masih terbiasa dengan maksiat (ma&#8217;af yg ini jadi suudzon).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joko</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70613</link>
		<dc:creator>Joko</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 12:15:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70613</guid>
		<description>maturnuwun mbah :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maturnuwun mbah <img src='http://www.pitutur.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jimate sing nduwe</title>
		<link>http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp/comment-page-1#comment-70601</link>
		<dc:creator>jimate sing nduwe</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 10:14:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.pitutur.net/husnuzhon.jsp#comment-70601</guid>
		<description>seingatku yang namanya adzab itu hanya untuk umat sebelum umate kanjeng nabi muhammad, mereka yang membangkang di lalab habis yang tersisa hanya mereka yang tunduk patuh(  surat karo ayate lali..), untuk umate kanjeng nabi adzab ditangguhkan ila yaumil akhir) so apapun bentuk bencana adalah ujian atawa teguran bagi kita kita yang masih ambekan baik yang tertimpa maupun yang menyaksikan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seingatku yang namanya adzab itu hanya untuk umat sebelum umate kanjeng nabi muhammad, mereka yang membangkang di lalab habis yang tersisa hanya mereka yang tunduk patuh(  surat karo ayate lali..), untuk umate kanjeng nabi adzab ditangguhkan ila yaumil akhir) so apapun bentuk bencana adalah ujian atawa teguran bagi kita kita yang masih ambekan baik yang tertimpa maupun yang menyaksikan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
