Archive for April, 2008

Beban Harta

Posted 18 Apr 2008 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

Sampeyan pernah naik sepur kelas ekonomi sambil mbawa duik tigapuluh juta ripis? Kira-kira rasanya pigimanah? Kira-kira sampeyan bisa tidur gak dengan kondisi seperti itu? Dengan kondisi keamanan sepur kelas ekonomi yang seperti sekarang, mbawa duik tigapuluh juta ripis di dalamnya adalah satu aktifitas yang menyiksa. Akan lebih menyiksa manakala duik itu adalah duiknya bos kantor dimana dia bekerja, yang harus diantar ke tujuan dengan selamat, dan kalo terjadi apa-apa harus ngganti… Mak nyuuut..

Bahkan jikalau bepergian di dalam fasilitas transportasi yang aman sekalipun, orang pingin bepergian dengan praktis dan aman. Gak mau direpotkan membawa-bawa barang yang malah membebani perjalanan. Maka menungso yang pikirannya begitu itulah yang setelah melalui ribuan tahun sejarah kemanusiaan, akhirnya menemukan yang namanya ATM dengan kartunya. Kartu kecil, gampang dibawa dan disimpan, yang manfaatnya lebih besar daripada mbawa  tumpukan koper berisi tetek bengek bekal perjalanan. Read More

Kosmetik Spiritual

Posted 11 Apr 2008 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

Barusan simbah terkaget-kaget setengah tercengang, membaca data aliran dana BI kepada DPR yang ditayangkan di tipi. Data itu sumbernya didapat dari DPR sendiri. Yang mbikin simbah terkaget agak njondhil bukan masalah korupnya DPR atau oknum BI, kalo itu blas gak ngagetin. Malah terkesan wajar banget. Tapi yang mbikin simbah terkaget adalah penggunaan dana aliran yang gak beres itu.

Salah satu alokasi dana kemproh itu adalah untuk membiayai wal ngragadi acara Buka Puasa Bersama salah satu Komisi DPR yang nilai nominalnya sebesar 379 juta ripis. Mak nyusss… Rasanya hati ini jadi pilu kayak ditladhung pithik yang sedang angrem.

Bayangkan jika sampeyan punya duit segedhe itu, kira-kira warung es cendhol mana yang mau sampeyan beli buat minuman pembuka Buka Puasanya? Dan sego kucing berapa pincuk bisa sampeyan borong buat ngganjel usus wal blodhot yang gak pernah bisa penuh itu? Read More

Jujur Gak Bakalan Ancur

Posted 03 Apr 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Sekitar dua tahun yang, di saat simbah asyik metangkring di satu cakruk sambil mengamati mobil simbah yang sedang dicat, duduklah bersama simbah seorang sahabat simbah beserta seorang mantan tukang kepruk lokalisasi Kramat Tunggak yang luntang-lantung nyari kerja, sebut saja namanya si Gopar.

Waktu itu simbah dan sahabat simbah sedang ngetuprus membicarakan perihal kejujuran. Sambil nyantai simbah mituturi si tukang cat mobil itu, sesekali ditambahi pitutur dari sahabat simbah. Sebutlah si tukang cat mobil itu si Osrat, jagoan cat yang sudah kawentar hasil catnya mesti kinclong..

“Srat, pokoke kerja yang tekun, ulet dan yang terpenting jujur. Jangan nipu. Kalo nipu, bagaimanapun caranya, hidup gak bakalan sukses.” kata sahabat simbah pada si Osrat.

“Lha itu, koruptor-koruptor itu pada sugeh mblegedhu dari hasil nipu… nyatanya hidup enak mbah..,” sergah Osrat pada simbah.

“Halah, enak apanya? Wong hidup dihantui kebohongan kok enak.. Lagian emangnya kesuksesan hidup itu kayak mereka..?? Wah jauh Srat.. Mereka itu sedang menggali lobang neraka di dunia. Kalo di akherat, nggak usah digali, nerakanya sudah tersedia dan dalem. Jikalau ada bayi dicemplungin ke situ, sampe ke dasar neraka sudah jenggoten saking dalemnya…, mau hidup kayak gitu..!!??” jawab simbah. Read More