Archive for February, 2008

Kekuatan Risau

Posted 29 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Dulu sewaktu simbah masih dapat jatah jaga di ICU, seringkali simbah menyaksikan para penunggu pasien menunggu di luar ruang dengan begitu cemasnya. Ada yang nggelar tikar sambil sesekali sledap-sledup ngudud dan srupat-sruput minum kopi, ada juga yang duduk merenung. Namun yang jelas semua jadi kuat melek.

Ibu-ibu yang tadinya ngantukan, jam sepuluh malem sudah mlungker selimutan, tiba-tiba menjadi bisa kuat melekan. Semalam tidur dua jam sudah cukup manakala menunggu anak kesayangannya dirawat di ruang batas hidup dan mati itu. Kang Pawiro Cobrot yang biasanya sebelum Dunia Dalam Berita sudah ngowoh, tiba-tiba jadi tukang melek selama berhari-hari karena nunggu isterinya yang kritis setelah cesar.

Itulah kekuatan asli manusia. Dalam keadaan normal, kekuatan manusia terasa terbatas. Orang sekuat apapun bisa kalah oleh capek dan letih. Kalo sudah kelelahan, oknum segothot apapun akan nglumpruk lemes karena dikalahkan oleh lelah. Read More

Kebebasan Berereksi

Posted 22 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Sore itu Mbokde Limbuk dan Yu Cangik kedatangan tamu wedhok yang sedang nangis membik-membik. Setelah ditanya, ternyata tamunya itu seorang Artis sekaligus Sutradara terkenal yang bernama Roro Bodhongwati, dan biasa dipanggil Rowati.

Cangik : Ada apa tho nduk, kok pakai acara nangis segala?
Rowati : Oalah mbokdhe, pilem saya disensor dan dipotongi abis-abisan sama Basopil (Badan Sensor Pilem). Padahal itu karya masterpis saya lho..

Limbuk : Ha mbok sabar tho yu…
Rowati : Sabar gimana..? Ini namanya pemasungan kebebasan berekspresi. Mbikin pilem yang kayak punya saya itu susah lho. Apalagi itu pilem saya bintangi sekaligus saya sutradarai sendiri…

Cangik
: Lha memangnya kenapa kok banyak dipotongi adegannya?
Rowati : Ha embuh tuh si Basopil itu… Ada adegan bagus yang jarang ditemui di dunia sinematograpi dipotongi abis-abisan. Itu adegan dimana saya lagi meking lop sama lawan main saya. Ha kok adegan berdurasi 10 menit itu diprotholi tak bersisa… Read More

Perjodohan

Posted 20 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

“Gimana sih mbah caranya, supaya saya bisa mendapat jodoh yang baik?” begitu pertanyaan ini sering berulang ditanyakan ke diri simbah. Pertanyaan ini biasa simbah jawab dengan beragam jawaban, tergantung apakah si penanya ini type pemburu ataukah type yang suka diburu. Untuk type pemburu, simbah suka menasehatkan :

“Lha sampeyan mau mburu apa? Kalo mau mburu kijang, ya jangan blusukan turut waduk! Ntar dapetnya wader sama mujair. Lha kalo mau mburu ikan, ya jangan byayakan masup ke padang pasir. Ntar ketemunya ikan dendeng doang…!”

Biasanya kalo si penanya lepel otaknya hanya lulusan SD, atau lulusan S1 tapi nyogok lanjut bertanya…

“Maksudnya apa itu mbah?”
“Gini lho Dul… Kalau kamu memang mau nyari jodoh yang baik, ya carilah ke tempat-tempat yang baik. Orang-orang baik hanya akan betah tinggal di lingkungan yang sehabitat dengan dirinya, yakni lingkungan yang baik. Cuma masalahnya, kata “baik” itu beda-beda miturut isi jidat masing-masing.”

“Maksudnya apa itu mbah?” Read More

Dakwah Buat Siapa?

Posted 12 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Pengaosan

Jika sampeyan akrab sama Al Qur’an, maka sampeyan akan dengan cepat mengenal ayat ini :

“Sesungguhnya orang-orang kafir itu sama saja buat mereka, apakah engkau beri peringatan mereka ataukah tidak engkau beri peringatan, tidaklah mereka akan beriman.” (Surat Al Baqoroh ayat 6)

Muncul pertanyaan, lantas apakah lalu orang-orang kepir itu gak usah didakwahi saja? Ha wong didakwahi, diingatkan, dikasih tahu ataupun tidak ya mbelgedhes gak berubah sama sekali. Diomongi sampai bibir jontor akhirnya toh juga gak jadi baik. Lantas bagaimana kaitannya ayat itu dengan seruan buat berdakwah? Read More

Serba-Serbi Rabi

Posted 05 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Bulan Muharram sebentar lagi lewat. Buat sebagian orang terutama wong Jowo, ini berarti akan memasuki bulan hiruk pikuk wong ewuh (orang punya hajatan), undangan hajatan pating klenyit datang ndrindil. Karena sebagaimana sudah dimaklumi, di bulan Muharram alias sasi Suro ini, tak ada seorang wong Jowo pun yang dianggep menjunjung tinggi budaya adiluhung, berani mengadakan hajatan. Kalo mingsih berani ngadain hajatan atau nduwe ewuh, maka dia harus siap-siap berhadapan dengan ratu danyang Nyi Roro Kidul… konon.

Itu hanyalah satu diantara pernak-pernik dan serba-serbi dunia perabian atawa pernikahan. Memang di era yang dibilang tambah modern ini, nasib para bujang dihadapkan dengan ujian berat. Ada 2 kemungkinan yang harus dihadapi. Read More

Obat Buat Si Orok

Posted 03 Feb 2008 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Beberapa waktu yang lalu, untuk kesekian kalinya simbah kedatangan seorang ibu yang mengeluhkan penyakit diare.

“Oalah dok, sudah kembola-kembali ke mbese sampe mau mlotrok rasanya dengkul ini…” keluhnya. “Minta obat yang paten ya dok, yang manjur, biar langsung mampet.”

“Baik bu. Tapi coba saya periksa dulu,” kata simbah. Maka simbah pun segera memeriksa kondisi pencernaan si ibu itu. Herannya, kok lambung dan ususnya tak terdengar ada gangguan. Malah kedengaran normal-normal saja.

“Gini bu, kelihatannya ini sudah membaik. Jadi gak usah dimampetin lagi lah.” kata simbah. “Takutnya nanti malah sembelit.”

“Lho… tapi dok… maksud saya…”
ibu itu tiba-tiba bingung. “Gini lho dok, sebenarnya yang diare itu bukan saya. Tapi bayi saya yang masih berumur 4 bulan.” Read More