Archive for December, 2007

Tamasya ke Dunia Lain

Posted 24 Dec 2007 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Sabtu pagi waktu subuh, simbah dikejutkan dengan suara gemrudug orang menggedor pintu klinik. Simbah sempat jengkel juga. Ha wong mau berobat kok caranya kayak mau nggarong. Setelah simbah bukakan pintu klinik, ternyata yang ngoprak-oprak pintu itu seorang remaja masih bau kunyit…

“Mbah, tolong mbah…. itu teman saya tolong diperiksa…!!” pintanya sambil agak ndrodog.
“Sabar.. coba bawa sini temen kamu itu.” kata simbah menenangkan.

Setelah pasiennya dibawa masup, simbah langsung periksa. Lhadalah.. jebul si pemuda bau kunyit itu nganter mayit. Ha wong pasien sudah ke alam barzah gitu. Akhirnya simbah interogasi si pemuda itu. Singkat kata, semuanya mengarah pada oper dosis. Simbah sendiri tak bisa mengambil kesimpulan apa penyebab kematiannya. Sayangnya si jenazah tak punya orang tua. Sehingga tak ada pihak keluarga yang meminta pengusutan lebih lanjut. Yang ada hanya beberapa saudara laki-laki yang sebagiannya juga sudah mulai akrab dengan narkoba. Read More

Puasa Arofah Bareng Saudi?

Posted 18 Dec 2007 — by Mbah Dipo
Category Pengaosan

Polemik kapan dilaksanakannya puasa Arofah memang sedang rame-ramenya. Jika mendasarkan kepada beberapa fatwa ulama yang memfatwakan bahwa puasa Arofah dilaksanakan sesuai wilayah hukum dan sesuai keputusan pemerintah setempat, maka puasa Arofah tidak harus selalu bertepatan dengan 9 Dzulhijjahnya Saudi (Mekkah).

Pertanyaannya, apakah puasa Arofah itu harus bareng dengan tanggal 9 Dzulhijjahnya Saudi?? Sebagian muslimin berpendapat demikian. Mengapa? Karena mereka mendasarkan bahwa puasa Arofah itu harus bertepatan dengan dilaksanakannya wukuf di padang Arofah. Bisakah itu dijalankan oleh muslimin di seluruh dunia, dan haruskah pas tanggal 9 Dzulhijjahnya Saudi??? Marilah kita bahas. Read More

Idul Adha 1428 Kapan?

Posted 13 Dec 2007 — by Mbah Dipo
Category Pengaosan

Setelah melewati Idul Fitri yang penuh perdebatan kapan hari jatuhnya, di bulan ini hal tersebut juga terjadi untuk penentuan Idul Adha. Bedanya, saat ini baik Pemerintah, NU maupun Muhammadiyah akur dalam hal penentuan jatuhnya Ied, yakni hari Kamis 20 Desember 2007.

Namun  beda halnya dengan mereka yang menjadikan Arab Saudi sebagai acuan untuk merayakan Idul Adha. Karena sebagaimana diketahui Kerajaan Saudi Arabia menetapkan hari Idul Adha jatuh pada tanggal 19 Desember 2007 bertepatan dengan hari Rabu. Maka potensi untuk 2 kali berhari raya di negeri ini terbuka lagi. Read More

Haji, Cermin Muslimin Dunia

Posted 06 Dec 2007 — by Mbah Dipo
Category Pengaosan

“Hiyaaa…. buk..plak..dug…ngok..!!!”

Jangan salah, tulisan di atas bukan kutipan kisah silat Khoo Ping Ho. Bukan juga cerita tentang jurus kunyuk melempar buah. Namun sebenarnya itu adalah sepenggal kisah tentang pelaksanaan ibadah haji yang dialami oleh salah seorang rekan sejawat simbah yang berhaji beberapa tahun yang lalu.

Ha kok ada adegan kampleng-kamplengan itu pas njalani ritual apa tho? Trus kok ada “ngok” nya, kayak adegan saru aja…. Tunggu dulu! Itu adalah sepotong adegan di depan Hajar Aswad, dimana seorang jamaah tinggi besar, gothot dan methekol sedang berkompetisi hendak mencium Hajar Aswad. Untuk bisa menciumnya dia harus mengalahkan pesaingnya. Kontan saja sikat kanan, jotos kiri, lalu ...ngok… berhasillah tokoh kita mencium Hajar Aswad dengan penuh kemenangan, setelah menjungkalkan jamaah lain yang lebih kerempeng perawakannya atau lebih gothot (maksud dari gothot  yang iniadalah igone mencothot, alias bengkring alias kurus akut). Jangan harap Jamaah asal Indonesia bisa menang kompetisi ini. Read More

Pilih Hipertensi atau Sakit Kepala?

Posted 04 Dec 2007 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Hipertensi atau tekanan darah tinggi tak selamanya identik dengan sakit kepala. Meskipun pada banyak kasus, hipertensi dikeluhkan penderitanya karena adanya sakit kepala.

Namun pada suatu hari, simbah kedatangan pasien wanita yang sudah lanjut usia yang kedatangannya sebenarnya hanya ingin memeriksa tekanan darahnya saja. Jadi saat itu simbah ya nuruti saja ngecek tekanan darahnya. Setelah simbah ukur tekanan darahnya, ternyata hasilnya luar biasa tinggi, yakni 220/130 mmHg.

Simbah : Welhadalah, tensinya tinggi ni bu, 220/130. Ini bahaya lho.

Pasien  : Ah mosok, salah kali ngukurnya. Ha wong saya gak mumet babar blas tu dok.. Gak sakit kepala, gak pusing, ha wong biasa saja lho.

Simbah : tekanan darahnya harus diturunkan itu bu. Saya kasih obat ya…
Pasien  : Ha wong saya gak sakit kok dikasih obat. Saya kan cuma mau ngecek tekanan darah aja dok. Read More