Archive for November, 2006

MY STORY

Posted 30 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Ini kisah nyata. Ngisin-isini tapi perlu, untuk memperkaya pengalaman hidup. Terjadi pada tahun 2000 kemarin, tahun dimana hampir semua orang bilang kata-kata sakral “Millenium”. Miturut simbah tahun itu tak terlupakan, karena ada beberapa peristiwa yang unforgetable, salah satunya yang simbah mau ceritakan ini.

Saat itu adalah masa bujangan akhir. Dorongan arus bawah mulai bergejolak. Saban lihat lawan jenis rada murub kempling, uteg ini serasa susah konsentrasi. Tiap kali diundang malimahan selalu diledekin, “Oalah mbah-mbah, pirang puluh tahun kok mung dinggo dalan uyuh thok lho… mbok ditingkatke sithik iku fungsinya..”

Akhirnya simbah berketetapan hati, akhir Milenium adalah akhir masa membujang. Kebetulan juga tahun itu adalah tahun akhir simbah jadi co-ass. Maka sebagaimana lazimnya Arjuna mencari Cinta, simbah mulai cari referensi. Dengan didukung oleh 2 kekuatan playboy pendamping simbah yang merupakan ko-ass tuwekan yang gak lulus-lulus, simbah diarahkan untuk melakukan pendekatan kepada seorang calon Bidan yang juga praktek di Rumah Sakit dimana simbah berco-ass. Read More

BAROKAH Vol. 3

Posted 29 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Ciri rejeki yang Barokah selanjutnya adalah : Jumlahnya justru bertambah manakala dimanfaatkan atau dipakai. Ini bukan sembarang rejeki. Dan tidak diberikan kepada sembarang orang. Rejeki level ini hanya diberikan bagi mereka yang mau nuruti perintah Sang Maha Pencipta dengan tanpa banyak tanya, mengapa diperintah ini dan mengapa diperintah itu.

Para Nabi banyak diberi rejeki level ini, karena mereka merupakan hamba yang bener-bener setia dengan perintah dan larangan Allah. Sedangkan selain dari kalangan Nabi simbah mencatat hanya beberapa saja. Meskipun sebenarnya bisa saja kita semua mendapatkan kehormatan dilimpahi karunia mendapat rejeki level ini.

Kita tentu ingat kisah Siti Hajar bersama bayinya, Nabi Ismail kecil yang waktu itu belum menjadi nabi. Mereka berdua ditempatkan di lembah yang tidak memiliki sarana penghidupan, tandus dan gersang. Saat ditaruh dan ditinggal oleh Nabi Ibrahim a.s dengan tanpa banyak kata, maka SIti Hajar bertanya, “Apakah ini perintah Allah wahai Ibrahim?” diulangnya pertanyaan itu sampai 3 kali. Read More

BAROKAH VOL. 2

Posted 28 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Ciri kedua dari rejeki yang barokah adalah : Jumlahnya tidak berkurang manakala dimanfaatkan. Lha apa ada barang yang semacam itu? Kok nadanya kayak cangkriman yang jawabannya biasanya mblasuk ngalor ngidul…

Ini bukan cangkriman yang jawabannya sembrono parikeno. Tapi memang harta model yang kayak ginian ada. Bukan mukjizat Nabi, bukan sihirnya si Sirik dengan alakazamnya, bukan sulap si Juwita dengan abrakadabranya, bukan pula ilusinya si mentalis Dedi Ko-mbese. Yang ngalami juga bukan Nabi, hanya manusia biasa. Sebab kalo Nabi atau Rasul yang ngalami kita mesti ngeyel, “lha pantes saja bisa, genah Nabi je…”

Harta seperti ini dialami oleh puteri Nabi saw. Kisahnya sendiri simbah gak terlalu tahu tentang shahih atau dhoifnya. Namun yang jelas cukup bisa memberikan gambaran kebarokahan rejeki. Kisahnya begini : Read More

BAROKAH Vol.1

Posted 27 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Memang judulnya agak mambu-mambu gayanya Quentin Tarantino. Simbah pake karena memang untuk menjelaskan kata yang satu ini dibutuhkan suatu uraian panjang jika dijadikan satu postingan. Kasihan yang mbaca, bisa nyekrol sampe ndlosor ke dasar halaman.

Kata Barokah sudah tidak asing lagi bagi telinga orang Indonesia, meskipun aslinya dari bahasa Arab. Apalagi bagi mereka yang rajin blusukan nyari makan ke warteg. Meskipun belum ada data statistik resmi, namun simbah memperkirakan hampir tidak kurang dari 70% warteg yang ada di Jakarta ini, menjuduli warung mereka dengan kata Barokah ini. Padahal mereka tidak terikat di dalam satu waralaba ataupun franchise. Sungguh satu kata yang memiliki daya jual yang tinggi, setidaknya untuk sebuah warteg.

Miturut pituturnya simbah punya ustadz, suatu benda ataupun rejeki bisa dikatakan barokah manakala memenuhi salah satu dari 3 ciri di bawah ini :
1. Bermanfaat bagi banyak makhluk.
2. Tidak berkurang manakala dimanfaatkan.
3. Jumlahnya bertambah manakala dimanfaatkan. Read More

Kencing & Haus Penderita DM

Posted 24 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Konsultasi

Pertanyaan :

Mbah Dipo, mengapa sering merasa haus dan sering ingin kencing itu menjadi salah satu gejala penyakit diabetes ? Apa sering kencingnya itu karena haus lantas banyak minum atau hal lain mbah ? Padahal haus dan kencing itu kan aktivitas sehari-hari.

Jadi membedakan mana yang gejala penyakit dana mana yang
bukan bagaimana mbah ? Tapi jangan tes darah lo.. Kalau itu ya jelas ketahuan kadar gula darahnya mbah normal pa ndak-nya.

Jawaban :

Perlu dipahami bahwa pada penderita gula itu kadar gula darah sangat
tinggi. Sifat gula itu menarik cairan. Jadi ginjal yang fungsinya
menyaring darah, dimana setiap menitnya saja lewat disitu beratus-ratus
cc darah, akan dihasilkan urine yang banyak. Sehingga menyebabkan si
penderita banyak kencing.

Karena banyak kencing maka perlu
adanya penggantian cairan. Tubuh menerjemahkannya dengan rasa “haus”.
Sehingga si penderita akan kehausan dan akhirnya banyak minum. Jadi
diawali dengan produksi urine yang meningkat drastis, lalu tentu saja
akan berakibat haus yg hebat pula. Maka penderita gula mengalami yg
namanya Poliuri (banyak kencing) dan polidipsi (banyak minum).

Bedanya dengan kencing dan haus orang yang sehat adalah di dalam jumlahnya. Mesti lebih banyak penderita gula.

Kadar
gula bisa diukur tanpa cek darah, yakni dengan tes reduksi urine. Tapi
hasilnya kualitatip, bukan kwantitatip. Yakni dari positip satu sampai
empat. Memang untuk mengetahui kadar gula darah ya harus lewat cek
darah. namanya saja KADAR GULA DARAH.

Makaten, kang.

Mbah Dipo

http://mbahdipo.blogspot.com

TITIPAN

Posted 24 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized


Sejak balik lagi ke Jakarta dari pulang kampung, suasana klinik simbah rasakan semakin rame saja. Pasien yang biasanya paling hanya duapuluhan orang perhari, sekarang sudah melewati angka tigapuluhan. Tadinya simbah berpikir, ini karena sebelumnya klinik tutup, libur sepuluh hari. Namun ternyata ramenya klinik ini berlanjut terus.

Tentu saja ini mbikin hati simbah sumringah. Tapi sekaligus timbul tanda tanya. Ada apa ya? Mesti ada apa-apa ini. Karena simbah sudah apal dengan perubahan-perubahan kayak begini ini. Dan biasanya, ini ada kaitannya dengan adanya amanah baru. Read More

ANAK-ANAK PERANG

Posted 19 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

“Kalian sudah pernah mbunuh obet?” tanya simbah kepada seorang anak kecil yang berumur 12 tahun, yang saat itu sedang memanggul senapan rakitan.
“Sudah lah, tiga orang mbah,” jawab anak itu lugu.

Percakapan di atas terjadi saat simbah jaga di UGD RS Al Fattah Ambon 7 tahun yang lalu. Obet adalah sebutan buat kaum Nasrani atau Sarani yang didapat dari satu iklan di televisi. Iklan tersebut tadinya disiarkan untuk menggalang persatuan dan kesatuan antara umat beragama Islam dan Nasrani, dengan dua orang bocah bernama Acan (Hasan) dan Obet (Robert) sebagai tokohnya. Namun nama dua tokoh iklan ini malah dijadikan identitas di tengah-tengah masyarakat Ambon untuk membedakan mana muslim dan mana nasrani.

Agak semedhot juga rasanya menyaksikan anak kecil sudah tega membunuh orang. Mestinya telah terjadi suatu peristiwa yang mengiris ruh kemanusiaan yang bisa menyebabkan seorang bocah tega membunuh orang lain. Read More

WALIMATUS SAFAR

Posted 18 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Entah siapa yang pertama kali menamai ritual ini dengan Walimatus safar. Karena kalo dilihat dari segi bahasa, artinya agak aneh. Walimah itu artinya Pesta, safar itu artinya Perjalanan. Acara ini lagi rame-ramenya di komplek simbah. Dalam seminggu ini sudah 3 undangan simbah terima. Dan belum satupun undangan simbah datangi.

Acara ini dhohirnya adalah ajang pamitan bagi jamaah calon Haji yang hendak berangkat ke tanah suci. Tapi di dalam lubuk hati yang paling ndlesep, simbah merasakan adanya kejanggalan dan celah, yang mana syetan bisa memanfaatkan celah tersebut agar manusia tergelincir. Read More

Kerokan dan Luka Sunat

Posted 16 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Konsultasi

Pertanyaan:
Mbah.. sebenernya dari segi kedokteran, ada gak sih manfaat dari

kerokan? apa mungkin malah ada efek negatifnya?
suwun

dari : Djigoer

Jawaban :

Kerokan itu efek awalnya bagus, yakni vasodilatasi pembuluh darah, alias pembuluh darah melebar sehingga aliran darah lancar. Aliran darah ini membawa tumpukan asam laktat sampah dari aktivitas otot kita. Sehingga kesan awal badan jadi seger, pegel-pegel ilang.

Tapi efek jangka panjang, pembuluh darah bisa rusak, apalagi kalo ngerokinya okol gaco ngerock dengan power ala macul dan sering. Jadi jangan sering-sering kerokan, mending dibekam saja kang, atau bekam luncur…. wah nikmat itu.

Mbah Dipo

Pertanyaan :
Nyuwun sewu mbah nyuwun sebul.. Anakku mentas sunat nganggo laser (jebule solder Yo?), ning wis 2 minggu durung garing lukane. obate bioplacenton. piye mbah??? perlu ganti salep mbah??
Nuwun..
(Anak saya habis sunat laser, ternyata cuma solder ya? Tapi sudah 2 minggu belum kering lukanya. Diobati Bioplacenton, Gimana mbah? Perlu ganti salep Mbah?)

Jawaban :
Memang dudu sinar laser kang yang digunakan. Ha muahal tenan tho yo. Tapi cuma pakai elektro cauter. Efeknya  jadi seperti luka bakar, makanya dikasih Bioplacenton.

Tapi jeleknya, Bioplacenton iku lengket dan bekasnya berkerak. Ndadak ngletheki bekas salep (gel). Mendingan kasih yang berbentuk cream.

Saran simbah : Kerak Bioplacentonnya dibersihkan dulu semampunya, dengan cara direndam air hangat sekitar 15 sampai 30 menit. Kalo dah lunak kan gampang diklethek. Trus olesi dengan krim antibiotik sekaligus antiradang macam : Betason, atau kalo gak ada Chloramfecort. Olesi tipis-tipis saja.
Tapi sebenarnya luka habis disunat itu gak bahaya kok. Air kencingnya membantu penyembuhan, jadi jangan khawatir.

Mbah Dipo

Orang Gila Di Tengah Orang Waras

Posted 15 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

Sabtu sore kemarin, simbah dikagetkan dengan adanya seorang wanita berambut gaya Kopasus duduk ndeprok di depan pintu klinik. Dia minta minum dan dikasih minum sama karyawan klinik. Seusai nggarap pasien, simbah lihat si wanita Kopasus tadi masih ndeprok di tengah pintu klinik. Karena ngganggu jalan, simbah persilakan duduk di lincak yang sengaja simbah sediakan di depan klinik.

Rupanya si wanita Kopasus ini wanita yang gak genep otaknya. Tadinya dia hanya bercelana dalam saja saat lewat di gang depan klinik. Lantas oleh tetangga simbah dikathoki dengan kathok kolor. Meskipun gak begitu wangun, tapi mendingan, lha tinimbang cawetan thok. Read More

HARGA DIRI

Posted 14 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Sampeyan pernah naik mobil Mercedes keluaran tahun-tahun akhir? Atau naik mobil kinyis-kinyis macem Pajero, BMW atau mobil-mobil berkategori mewah lainnya? Pernahkah sehabis itu, naik mobil kijang kotak? Atau mobil berkategori besi tua macem Morrisnya Mandra, atau cuma naik motor butut BMW (Bebek Merah Warnanya), atau yang lebih ngenes lagi, nuntun Mocin bocor bannya?

Jika orang lain mundhuk-mundhuk saat sampeyan naik Mercy, kasih hormat, menyapa duluan, atau sampeyan diperlakukan istimewa, maka jangan ge-er dulu.. barangkali yang mereka hormati itu mobilnya, bukan diri sampeyan. Read More

SEKARATUL MAUT

Posted 13 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Berapa kematian pernah sampeyan saksikan? Dan berapakah dari kematian tersebut sampeyan menyaksikan kematian yang damai dan khusnul khatimah? Simbah sendiri sudah menyaksikan proses kematian puluhan kali, bahkan ratusan.

Sejak jadi co-ass, kematian adalah salah satu menu harian di rumah sakit. Di satu bagian RS, dulu konco-konco co-ass sering memberikan pangkat tanda bintang untuk co-ass yang ketiban sampur pasiennya mati. Satu bintang untuk setiap pasien yang mati. Jika sudah lima pasien mati saat dia jaga, maka panggilannya “sang Jenderal”. Tapi kalo lebih dari lima pasien, panggilannya “Molekat Maut”. Lha angger jogo UGD kok pasiennya bablas terus… Read More

Konsul Ejakulasi Dini

Posted 10 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Konsultasi

Ass wr.wb.
Dokter,sy mengalami ED dan posisi mr P kalo ereksi kebawah. Yang sy mau tanyakan obatnya apa dan apakah bisa disembuhkan ? dan apakah karena posisi kebawah itu mengakibatkan kesakitan pd pasangannya ? Umur sy skrg 41
th. Dan doa apa yg hrs sy baca untuk mencegah perceraian. Sy skrg mulai lagi puasa Daud & Sholat tahajud. Insya Allah.
Sebelumnya sy ucapkan terima kasih.Semoga dg konsultasi dg pak Dokter, Allah swt menjadikan keluarga sy keluarga sakinah,mawadah dan warrahmah. Amin

Bpk Tn

Jawaban :

Sepaham saya ED (Ejakulasi Dini) itu lebih banyak dipengaruhi masalah psikologis, bukan anatomis. Jadi kondisi Mr.P yang mengarah ke bawah saat ereksi itu tidak begitu berpengaruh banyak dalam terjadinya ED. Juga kondisi Mr.P yang seperti itu sebenarnya tidak menyebabkan kesakitan, karena di dalam vagina itu lebih banyak area G-spotnya yang kalo dirangsang justru akan menyenangkan pasangan.

Disini sebenarnya lebih banyak kendala psikologis yang berperan. Bapak merasa dgn kondisi Mr.P yang spt itu menyebabkan masalah, sehingga memikirkan yang bukan-bukan. ED sendiri definisinya yang baku gak ada yang pas. Karena kata “dini” itu terkait dgn orgasme pihak istri. Jika isteri bisa orgasme dalam satu menit, maka suami ejakulasi dlm dua menit gak masalah.

Yang jadi masalah adalah jika ternyata isteri orgasmenya butuh waktu lama. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan foreplay yang intens. Wanita memiliki area-area yang jika diraba dan dirangsang akan menghasilkan reaksi seksual yang hebat. Sedangkan selama ini laki-laki selalu terfokus untuk koitus (hubungan kelamin) saja, dan mengabaikan foreplay. Jika foreplay cukup, maka koitus satu menit saja si isteri bisa orgasme. Tapi jika pinginnya langsung main tembak, maka biasanya si laki yang lebih dulu ambruk.

Foreplay ini sunnah, dan diperintahkan Nabi saw. Nabi membahasakannya dgn istilah “utusan”, yakni bercanda dan bercumbu. Kemudian bersikaplah terbuka di dalam membicarakan masalah ini dengan isteri. Toh menikah itu tujuannya ibadah, bukan melulu masalah seksual. Keterbukaan ini maksudnya keterbukaan dalam hal membicarakan kendala-kendala hubungan seksual itu. Bukan hal tabu kok bicara seks dengan isteri. Bahkan berkomunikasilah, area mana yang banyak memberikan rangsangan terhadap isteri, shg kedua pihak bisa terpuaskan.

Mengenai doa, gak ada doa khusus. Perbaiki sajalah hubungan suami isteri. Pahamkan hak dan kewajiban masing-masing. Jika sudah paham itu, perceraian bisa dihindarkan. Sedangkan apakah ada obatnya atau tidak (ttg Mr. P yang tegak ke bawah), harus dilihat secara anatomis. Adakah kelainan secara anatomis? Jika ada maka terapinya bukan obat.

Demikian sedikit jawaban dari saya, semoga membantu.

GERAH DENGKUL

Posted 10 Nov 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Mbah, aku mau nanya. Kalo kaki bagian dengkul itu kok rasanya sakit kenapa ya mbah, yah kadang kumat gitu. Apalagi kalo habis minum es, atau kena udara dingin (ruangan AC). Kenapa ya mbah…???
Dulu pernah jatuh sih ketika naik sepeda, dan yang sakit di bagian yang sama, letaknya di bawah dengkul dikit. Kata temenku itu katanya mungkin tulang rawannya pecah, emang betul gitu mbah?

Tengkyu mbah…

dnyt

Jawaban :

Ass. wr. wb.

Perlu diketahui, tulang rawan itu istilahnya bukan pecah, tapi robek atau cedera. Ha wong kenyal kok pecah.

Berdasarkan data yang terbatas, kemungkinannya itu ada 2 macam, yakni tendinitis (radang tendon) atau kalo gak cedera otot saja (myalgia).

Tak berbahaya kalo ditangani dengan benar. Untuk mengetahui lesi (luka) di otot atau tendon mana, perlu pemeriksaan ahli fisioterapi. Jangan ke dukun urut, nanti malah digarap urip-uripan kojur kang. Dibethot, enak seketika, tapi sengsara lama karena tambah cedera.

Kalo terapi obatnya ya paling antinyeri saja, macam Asam Mefenamat 500 mg ditambah vitamin neurotropik macam Neurobion. Untuk terapi lebih lanjut, nanti dijelaskan ahli fisioterapinya… karena biasanya ada gerakan-gerakan tertentu yang dianjurkan tergantung letak lesinya.
Mbah Dipo

http://mbahdipo.blogspot.com

Page 1 of 212