September 2006

You are browsing the archive for September 2006.

AMPLOP SANG USTADZ

Tahun 2001 saat pertama simbah mencoba peruntungan di Jakarta, simbah bertetangga dengan seorang ustadz anggota suatu Korps Da’i atau Mubaligh. Melihat simbah suka wara-wiri di Masjid simbah ditawari untuk menjadi anggota korpsnya. Dengan halus simbah menolak. Bukannya simbah gak mau berdakwah, tapi ajakan sang ustadz ini diembel-embeli iming-iming uang amplop sebagai motivasi agar simbah mau [...]

DISIPLIN TANPA AGAMA

Minggu kemarin simbah membekam 2 pasien. Saat membekam inilah datang seorang sohib yang menceritakan satu cerita yang bagus untuk diambil pelajarannya. Sohib ini menceritakan kehidupan pamannya yang orang batak marga Lubis. Pamannya ini semasa mudanya pernah tinggal serumah dengan Jendral A.H. Nasution dan sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Satu hal yang patut dicontoh dari pak [...]

MAJELIS ABU NAUM

Taklim alias pengaosan (meski tanpa kaos) adalah pelengkap ibadah Romadhon. Dimana-mana tempat pada bulan Romadhon, yang namanya taklim senantiasa dianggap pantes diadakan meskipun di waktu yang kurang lazim. Namun bagi kalangan taklimer, musuh utama saat taklim adalah hawa kantuk yang selalu dan selalu datang tak tepat waktu. Ha wong ustadznya ngajar dengan berapi-api dan semangat [...]

AJIAN SLEMUR

Nylemur, dengan hurup “E” dibaca seperti pada kata “tempe”, adalah perbuatan mengalihkan perhatian seseorang dari sesuatu yang memang hendak disembunyikan. Pengalih perhatiannya seringkali dibuat seheboh dan sebombastis mungkin. Agar perbuatan yang ditutupi tersebut tidak keliatan ataupun tampak di muka umum. Adalah si Mbole, julukan kakak kelas simbah saat SMA, seorang ahli slemur dalam urusan buang [...]