Archive for September, 2006

AMPLOP SANG USTADZ

Posted 28 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Tahun 2001 saat pertama simbah mencoba peruntungan di Jakarta, simbah bertetangga dengan seorang ustadz anggota suatu Korps Da’i atau Mubaligh. Melihat simbah suka wara-wiri di Masjid simbah ditawari untuk menjadi anggota korpsnya. Dengan halus simbah menolak.

Bukannya simbah gak mau berdakwah, tapi ajakan sang ustadz ini diembel-embeli iming-iming uang amplop sebagai motivasi agar simbah mau bergabung.

“Wah, pak dokter, hasilnya bagus lho. Di telkom saja sekali naik mimbar jum’at minimal dapet tigaratus rebu lho. Belum di Bogasari, lumayanlah… Apalagi titelnya saja dokter, bisa lebih gede itu..” begitu rayunya. Read More

DISIPLIN TANPA AGAMA

Posted 27 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Minggu kemarin simbah membekam 2 pasien. Saat membekam inilah datang seorang sohib yang menceritakan satu cerita yang bagus untuk diambil pelajarannya. Sohib ini menceritakan kehidupan pamannya yang orang batak marga Lubis. Pamannya ini semasa mudanya pernah tinggal serumah dengan Jendral A.H. Nasution dan sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

Satu hal yang patut dicontoh dari pak Lubis ini, yakni kedisiplinannya memegang kata-kata. Kamu adalah apa yang kamu katakan, demikian pedoman hidupnya. Maka di dalam hal memegang omongan, pak Lubis ini nomor satu. Read More

Wawancara Imaginer Dengan Cak Mat Aphi

Posted 25 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

ReporterCak Mat Aphi adalah tokoh pluralis dari tlatah Lava Timur, sebuah propinsi dari Negeri Diawan. Lontaran-lontarannya cukup mengagetkan dan suka nyleneh. Berikut petikan wawancaranya yang diliput Stasiun Solo Balapan TV, dengan reporter Arip Sudipomo :

Sudipomo : Cak, apa kabar?
Cak Mat     : Baik mas… (prengas-prenges)

Sudipomo : Gini Cak, bagaimana pendapat Cak Mat dengan gerakan-gerakan Islam yang tidak setuju dengan wacana pluralis yang Cak Mat lontarkan??Cak Mat    : Yah, gimana ya. Mereka itu kan suka memonopoli kebenaran. Menurut anggapannya yang benar itu hanya mereka saja.

Sudipomo : Lantas bagaimana yang sebenarnya Cak?
Cat Mat      : Ya, kita ini kan masyarakatnya majemuk. Jadi gak boleh merasa benar sendiri. Saya sudah lama melontarkan hal ini pada mereka. Tapi mereka gak mau tahu. Konsep kita ya masing-masing memiliki nilai kebenaran sendiri, gak bisa dipaksakan. Itu baru konsep yang benar.
Read More

MAJELIS ABU NAUM

Posted 24 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Taklim alias pengaosan (meski tanpa kaos) adalah pelengkap ibadah Romadhon. Dimana-mana tempat pada bulan Romadhon, yang namanya taklim senantiasa dianggap pantes diadakan meskipun di waktu yang kurang lazim.

Namun bagi kalangan taklimer, musuh utama saat taklim adalah hawa kantuk yang selalu dan selalu datang tak tepat waktu. Ha wong ustadznya ngajar dengan berapi-api dan semangat kok yang ndengar malah nggraji Pring Petung… grak-grok…grak-grok.. Ra sopan blas.

Tapi itulah napsu, diajak ngaji, ngaos dan taklim bawaannya molor. Tapi begitu nonton pilem, pilem apa aja, mau abang, ijo apalagi biru… wah mata blalak-blalak dua jam nonstop gak klilipan, sampai lupa berkedip. Read More

Rahasia Profesi

Posted 21 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

Dalam jagad tombo mertombo, simbah dituntut untuk merahasiakan status pasien. Gak boleh sembarang umbar kondisi pasien kepada siapapun. Ini juga menjadi bagian dari kode etik yang harus simbah tunaikan. Makanya kalo tiba-tiba ada dokter yang didatengi team Inpotainmen menanyakan kondisi penyakit seorang artis yang dirawatnya, lantas sang dokter mengumbar data-data, ini dokter sudah melanggar kode etik dan bahkan sumpah jabatan.

Namun menyimpan rahasia kondisi pasien itu bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika penyimpanan rahasia ini mengalami dilema. Dan rekan sejawat simbah mengalami masalah ini. Adalah seorang haji kaya yang menjadi pasiennya datang dengan keluhan kencing nanah. Rekan simbah ini heran juga, haji kok kena kencing nanah (GO=Gonorrhoe), padahal itu kan penyakit menular seksual yang biasanya didapat dari para Pramunikmat. Lha apa pak Haji itu blayangan wal kluyuran ke lokalisasi. Atau tak sengaja mblasuk? Read More

AJIAN SLEMUR

Posted 19 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized


Nylemur
, dengan hurup “E” dibaca seperti pada kata “tempe”, adalah perbuatan mengalihkan perhatian seseorang dari sesuatu yang memang hendak disembunyikan. Pengalih perhatiannya seringkali dibuat seheboh dan sebombastis mungkin. Agar perbuatan yang ditutupi tersebut tidak keliatan ataupun tampak di muka umum.

Adalah si Mbole, julukan kakak kelas simbah saat SMA, seorang ahli slemur dalam urusan buang angin binti kenthut. Apabila angin di ujung duburnya mulai terakumulasi, segera si Mbole ini mengeluarkan ajian slemurnya. Meja di kelas digeser dengan suara yang lumayan kenceng dan bising. Mak “glodhak”…… Seiring dengan bunyi “glodhak”nya meja yang dibikinnya, brutunya melepaskan amunisi berupa peluru angin yang sejak tadi diempetnya….. Bruuuths…. Kok pakai “s”? Iya… ada sedikit ampas ikut keluar. Read More

MERTOBAT

Posted 15 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized


Hidup bergerak cepat. Waktu bergeser, umur bertambah, zaman berubah. Demikian juga diri simbah. Gak terasa sudah puluhan tahun menghirup oksigen peparingane Gusti Kang Murbeng Dumadi.

Seakan baru kemarin simbah plotrok-plotrokan sarung di masjid kampung simbah. Masih terekam kuat jaman nom-noman, saat diajar ustadz ngaji yang namanya Amin. Jika Imam baca surat Al Fatihah sampai “waladh dhoolliin”, salah seorang konco ngaji simbah nyeletuk dengan kenceng..”siapa yang dholliin..!!??”…. maka makmum serempak menjawab…”Amiiiin”. Murid kurang ajar…. Read More

TURUN BEROK

Posted 13 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Penyakit yang satu ini lazim juga disebut ketedhun oleh orang jawa, atau kalo sudah mangan bangku kuliah namanya jadi hernia. Prosesnya sebenarnya sederhana, yakni usus mlotrok bin mlorot lewat lobang yang nama ruwetnya locus minoris. Locus minoris ini adalah titik-titik dimana ada lobang kecil yang kalo ada tekanan besar, sang usus bisa mbrojol lewat lobang itu tadi.

Khusus turun berok ini sebenarnya nama latinnya Hernia Inguinalis atau yang lebih spesifik lagi Hernia Scrotalis, nama gedrignya burut atau bolen. Mengapa kok usus bisa mlotrok dan mbludhus sampai kandung prijilan? Temtu saja ini ada penyebabnya. Setidaknya dua hal pokok bisa menjadi penyebab. Read More

BEBAN STATUS

Posted 10 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Tak dapat dipungkiri, yang namanya status terkadang bisa mbikin hidup mbeseseg. Namun terkadang pula status seseorang bisa menolong dari situasi yang sulit. Di kampung simbah banyak sarjana S1 yang berprofesi sebagai Joko Lanthung (pengangguran) pringas-pringis menyaksikan bolo mbedhog pitiknya saat cilikan yang cuma sekedar lulusan SMP pulang dari kerja pabrikan. Ijazah S1 nya ngamar di lemari. Sementara ijazah SMP milik bolo mbedhog pitiknya itu malah laku buat ngupoyo upo, meskipun hanya mendapat upah UMR. Setidaknya ijazah SMP itu menghindarkan pemiliknya dari “ngempeng forever” pada sang bopo biyung.

Di tempat lain sang sarjana S1 menyaksikan, konco main jemehnya sudah buka warung Mie Ayam. Omzetnya lumayanlah, bahkan melebihi UMRnya bolo mbedhog pithik tadi. Dan sarjana S1 tadi makin mbeseseg hidupnya. Malu diantara dua malu. Malu jadi Joko Lanthung, atau malu harus kerja yang ‘dianggep’ menghina ijasah S1 nya. Read More

BEOL IS THE FIRST

Posted 08 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized


Tak bisa disangkal lagi, yang namanya beol alias boker alias BAB adalah urusan yang manakala datang, sidang MPR pun kalo perlu ijin. Presiden manapun manakala memimpin sidang kabinet, saat kebelet beol, nggak akan kuat melanjutkan sidangnya kalo beolnya belum diberi jalan.

Hanya saja urusan beol ini seringkali berkurang kenyamanannya saat tempat nongkrongnya gak sesuai selera. Seorang yang biasa nongkrong di toilet model jongkok akan susah BAB (meski sudah dibantu si Dul plus ngeden sak kayange) jika nongkrong di toilet model duduk. Bahkan kalo perlu nangkring dan tetep jongkok meskipun toiletnya model duduk. Demikian juga sebaliknya. Read More

Mitos Pasien

Posted 05 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Bumbu Urip

Sewaktu simbah praktek, simbah banyak menemui pasien yang keliru pemahamannya tentang gejala penyakit maupun penanganannya. Maklumlah, di masyarakat yang namanya omongan tetangga itu pantang ditentang. Gak enak kalo gak nurut omongan tetangga, meskipun menyesatkan dan mencelakakan. Terlebih dalam urusan penyakit dan penanganannya.

Di bawah ini simbah sebutkan beberapa kekeliruan yang terjadi dan berkembang menjadi semacam mitos di masyarakat. Read More

SOK ARAB

Posted 03 Sep 2006 — by Mbah Dipo
Category Uncategorized

Beberapa hari ini simbah panen undangan pernikahan. Ada yang kenal, ada juga yang gak kenal, tapi ngundang juga. Maklumlah, pasien simbah bejibun, jadi gak apal satu-satu.

Dari sekian undangan kawinan yang simbah hadiri, simbah selalu mendengarkan pidato dan doa yang hampir sama. Yakni doa : Semoga mempelai berdua dikaruniai Keluarga yang sakinah, mawadah dan wa rahmah. Tadinya simbah gak begitu peduli doa dengan bahasa kaco ini.Tapi akhirnya gatel juga mau ngomentari doa ini. Biar gak kaco terus.

Sebenarnya bahasa arab yang dipakai cuma sedikit, tapi kok tetep salah. Yakni kata sakinah, mawadah, wa, rahmah. Yang bikin ngganjel itu adalah persangkaan orang bahwa wa dan rahmah itu satu kata. Padahal itu dua kata. Wa artinya dan, rahmah artinya kasih sayang. Sakinah artinya tenang. Mawadah artinya tenteram.

Jadi yang betul : semoga mempelai berdua dikaruniai keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah. Gak perlu pakai kata dan lagi. Kalo pakai kata dan harusnya begini : Semoga mempelai dikaruniai keluarga yang sakinah, mawadah dan rahmah. Yah namanya juga ikut-ikutan, yang penting mambu arab. Ini akibat sitem belajar CBSA diterapkan. (CBSA = Cetho, Banter, Salah, Adoh, alias Jelas, kenceng, tapi salah dan muke lo jaooohh…) Read More